Premanisme Murahan ala Debt Collector Danamon

Suara Pembaca

Premanisme Murahan ala Debt Collector Danamon

- detikNews
Jumat, 25 Jan 2008 14:45 WIB
Premanisme Murahan ala Debt Collector Danamon
Keluhan
Karena dampak jatuhnya perekonomian keluarga kami tahun 2005 Ibu saya (Ny Tan Lee Hwa) mempunyai masalah dengan Kartu Kredit Bank Danamon. Tahun 2007 yang lalu telah sepakat dengan pihak Bank Danamon untuk melunasi tagihan dengan cara mencicil.

Hari ini, tanggal 25 Januari 2008 saya sangat terkejut dengan adanya telepon yang mengatasnamakan Collector dari Bank Danamon (Bp Char**, tlp 021926346**) menghubungi nomer ponsel saya. Awalnya saya bicara baik, tetapi yang bersangkutan tiba-tiba membentak-bentak saya.

Beberapa ucapannya seperti ini "orang tua kamu itu bandit, mana tanggung jawabmu sebagai anak? Jangan sampai saya dateng dan memecahkan kaca-kaca depan rumah kamu. Pihak Danamon sudah tidak setuju dengan perjanjian awal sejumlah tertentu yang disepakati sebelumnya". Yang bersangkutan juga mengancam bahwa tanggal 28 Februari 2008 seluruh hutang Ibu saya dengan Danamon harus dibayar lunas. Apabila tidak yang bersangkutan akan mengacak-acak rumah saya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya berbalik merasa simpati kepada Bp Char**, seandainya saya tidak puas, bisa saja saya melaporkan ancaman dan kata-kata kasarnya yang kebetulan saya save di ponsel saya kepada yang berwajib, dan sepengetahuan saya, itu merupakan perkara pidana. Apalagi ancaman dilakukan kepada saya yang notabene bukan yang terhutang, bukan kepada ibu saya. Walaupun sedikit, saya juga mengerti hukum.

Kepada Bank Danamon, saya yakin perusahaan sebesar anda dapat dan mampu
mempekerjakan Debt Collector yang lebih beradab. Bukan seperti Bp. Char**. Saya mohon tanggapannya, karena terus terang saya sangat terganggu dengan cara-cara anarkis tersebut. Terima kasih.

Felix Niode
Kompleks Perumahan Griya Bintara Indah
Blok CC1/23 Bekasi Barat
felixniode@gmail.com
08176033549



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait