Keluhan
Saya dengan nomor member Charles & Keith 011081 merupakan salah satu pelanggan setia sejak saya masih kuliah di luar negeri sampai sekarang. Saya tidak hanya suka berbelanja produk Charles & Keith di Indonesia, tapi di setiap negara yang saya kunjungi bila di sana terdapat showroom Charles & Keith pasti saya kunjungi dan pastinya berbelanja. Kenapa saya bisa setia terhadap merek itu? Karena tentunya saya percaya terhadap mutu produk dan pelayanan, sehingga harga tidak menjadi masalah bagi saya. Namun, kepercayaan saya terhadap Charles & Keith menjadi pudar hanya dikarenakan pelayanan buruk showroom Charles & Keith Mega Mal Pluit.
Pada tangal 22 Januari 2008, saya (dilayani oleh SPG Dina Febrianti) membeli 2 pasang sepatu, yang masing-masing seharga Rp 299.000 dan Rp 309.000 dengan ukuran 37. Pada waktu saya mau membayar memang saya tidak mengecek keadaan sepatu-sepatu tersebut. Apalagi sampai melihat ke alas sepatunya. Saya percaya begitu saja, karena selama ini saya tidak pernah memperoleh pengalaman yang tidak menyenangkan selama bertahun-tahun menjadi pelanggan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sepatu (warna abu-abu) asesoris pitanya sudah lepas. Memang pada waktu di showroom
Charles & Keith saya mencoba warna lain dengan ukuran yang sama karena saya lebih
menyukai warna abu-abu, maka SPG mengambilkan warna abu-abu (tertutup dalam kotak
sepatu sehingga saya tidak memeriksa isi kotaknya lagi).
Saya berpikir yang penting model dan ukurannya sudah cocok jadi saya tidak perlu mengecek lagi. Tapi saya pikir repot juga karena pita lepas saya harus balik lagi ke Mega Mal yang tentunya menyita waktu saya, sehingga pitanya saya lem saja sendiri.
Yang menjadi masalah adalah sepasang sepatu lainnya agak kekecilan di kaki saya. Saya merasakan sakit di kaki waktu saya mencoba memakainya di dalam rumah. Lalu
keesokan harinya tanggal 23 Januari 2008 saya memutuskan untuk menukarnya dengan
ukuran 1 nomor lebih besar. Walaupun saya sibuk, saya usahakan untuk menukarnya
secepatnya karena pada struk belanja tercantum "Exchange only with receipt within 7 days, goods sold are not refundable". Jadi saya pikir lebih cepat lebih baik.
Namun, apa yang terjadi setibanya saya di sana? Para SPG yang pada saat saya membeli melayani saya dengan begitu ramahnya, bicaranya juga manis sekali, langsung berubah masam wajahnya begitu mengetahui saya mau menukar dengan ukuran yang lebih besar.
Mereka memeriksa keadaaan sepatu yang saya kembalikan sambil menanyai saya sepatunya sudah dipakai belum. Saya menceritakan kalau saya hanya mencobanya di dalam rumah, belum dipakai keluar rumah sekali pun. Mereka bilang alas sepatu kotor, ada sedikit cacat, kemudian menggosok alas sepatu dengan cairan pembersih kaca, tentunya dengan muka masam.
Mereka mau alas sepatu terlihat bersih sekali padahal saya juga tidak tahu mungkin saja alas sepatu itu kondisinya memang sudah seperti itu waktu saya membeli (lagi-lagi ini kelengahan saya juga tidak memeriksa pada waktu membeli). Hal ini dijadikan senjata oleh para SPG untuk menyudutkan saya.
Mereka juga menuduh saya sudah memakai sepatu tersebut dan kena batu waktu berjalan. Memangnya lantai keramik di rumah saya berbatu. Ini suatu pelecehan bagi saya dan saya merasa sangat tidak nyaman dengan perlakuan mereka. Selama di sana saya merasa diintimidasi dan dilecehkan oleh para SPG yang memasang wajah tidak bersahabat.
Saya berusaha mencari tahu nama-nama SPG tersebut, namun mereka tidak memakai pengenal, hanya ada 1 SPG yang ikut menginterogasi saya bernama Ratna. Setelah menunggu lama akhirnya saya tidak diperbolehkan untuk menukar sepatu dengan ukuran yang lebih besar.
Saya malas beradu argumentasi dengan para SPG tersebut, tidak ada gunanya, hanya buang-buang energi saja, karena tetap saja pelanggan ada pada posisi yang lemah. Tidak bisa apa-apa karena memang uang sudah tidak di tangan pelanggan, sedangkan barang tidak bisa dipakai. Intinya pelanggan tidak akan menang karena 'dikeroyok' oleh beberapa SPG yang menuduh secara sepihak, padahal pelanggan sudah dirugikan secara moril, materi,maupun waktu.
Saya betul-betul kecewa sekali. Tidak pernah saya temukan showroom Charles & Keith di Jakarta ataupun di luar negeri dengan kualitas pelayanan seperti Charles & Keith Mega Mal Pluit. Saya rasa Charles & Keith Mega Mal perlu melakukan training ulang bagi para SPG-nya tentang bagaimana cara mengatasi masalah dan melayani pelanggan.
Saya sarankan pada para pelanggan Charles & Keith Mega Mal Pluit untuk memeriksa
dengan dengan cermat dan teliti setiap barang yang dibeli sebelum dibawa pulang
daripada harus mengalami kejadian seperti yang menimpa saya.
Yuliana MIMS MBA
Tambora Jakarta Barat
08129902895
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































