Bagasi Tertinggal di Malaysian Air

Suara Pembaca

Bagasi Tertinggal di Malaysian Air

- detikNews
Selasa, 15 Jan 2008 09:47 WIB
Bagasi Tertinggal di Malaysian Air
Keluhan
Pada tanggal 13 Desember 2007 yang lalu saya menggunakan penerbangan Malaysian Air (MA) dengan nomor penerbangan MH 726 guna menghadiri pertemuan penting di Philippina. Pesawat dijadwalkan berangkat pukul 06.55 WIB.

Karena ini kali pertama saya menggunakan penerbangan MA maka pada petugas check-in di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, saya jelaskan bahwa tujuan akhir saya adalah Manila, Philippina bukan Kuala Lumpur, Malaysia (hanya transit). Oleh petugas MA Jakarta kami dijelaskan bahwa bagasi saya (kode EYCL 0232829136) akan langsung diterbangkan ke Manila sesuai flight destination.

Setibanya di Kuala Lumpur sekitar pukul 10.00 (waktu setempat) saya menanyakan kembali kepada petugas check-in Malaysian Air tentang status bagasi saya dengan menyerahkan bukti Boarding Pass dan nomor bagasi. Setelah di-cross-check melalui komputernya, petugas yang bernama Nizam mengkonfirmasikan bahwa bagasi dapat diambil di Bandara Internasional Aquino Manila, Philippina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan penjelasan tersebut maka saya merasa cukup tenang dan melanjutkan penerbangan dengan pesawat MA nomor MH 704 ke Manila. Namun, setibanya di Manila saat akan mengambil bagasi, ternyata tas saya tidak ada hingga bagasi terakhir keluar.

Saya langsung melaporkan hal tersebut kepada petugas Malaysian Air yang diterima oleh Gimo/ Ralph. Menurut keterangan mereka bagasi saya tertinggal di Bandara KLIA (Malaysia). Karena saya harus melanjutkan perjalanan ke Zamboanga maka saya katakan untuk segera menghubungi ke handphone saya jika sudah ditemukan.

Akhirnya dua hari kemudian bagasi dapat ditemukan setelah dalam perjalanan pulang, tanggal 15 Desember 2007 dengan MH 705. Kami menghubungi pihak MA di Bandara Aquino Manila.

Tanpa permohonan maaf sedikit pun pihak MA malah saling menyalahkan. Bahkan waktu saya melakukan komplain di Bandara KLIA tentang kejadian tersebut, mereka malah menyalahkan saya dan mengatakan bahwa kesalahan ada pada petugas mereka yang di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

Jadi apa gunanya saya melakukan konfirmasi di Bandara KLIA jika ternyata bagasi saya tetap tertinggal? Sungguh suatu pengalaman yang sangat mengecewakan.

Hal ini sudah saya sampaikan kepada rekan-rekan saya yang akan bepergian ke luar negeri agar berhati-hati dalam memilih perusahaan penerbangan. Perusahaan penerbangan asing belum tentu lebih profesional dari perusahaan penerbangan dalam negeri.

Rahmat
Jl Harsono RM Ragunan Jakarta Selatan
telkomania2008@telkom.net



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads