Keluhan
Seperti yang dialami oleh Bp Alvin Ali, pada tanggal 3 Januari kemarin saya menerima surat dari PT Thames PAM Jaya (TPJ) yang menerangkan bahwa golongan tarif saya yang semula 2A2 menjadi 2A4. Yang membuat saya makin terbelalak karena perubahan tarif tersebut berlaku untuk pemakaian air di bulan Januari 2008 ini dan akan ditagihkan pada bulan Februari 2008 mendatang. Setelah memeriksa dengan teliti mengenai beban yang harus dibayarkan saya kembali terpana bahwa yang tadinya saya membayar Rp 1.050 per M3 menjadi Rp 6.825 per M3, yang artinya saya harus membayar 6 kali dari tagihan sekarang.
Saya merasa terbebani dengan tarif tersebut, karena sekarang ini setiap bulannya, saya hanya membayar sekitar Rp 50.000,- sekarang harus membayar sekitar Rp 300.000,-
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, penetapan tarif tersebut berdasarkan luas bangunan, bangunan yang dibuat oleh developer dan lain sebagainya. Atas penjelasan tersebut, saya merasa TPJ telah melakukan penggolongan hanya berdasarkan keinginan mereka untuk menutupi biaya operasional dari TPJ saja.
Tapi, bila memang mereka kekurangan biaya operasional, kenapa harus memberatkan rakyat? Bp Gandi tersebut menerangkan pula bahwa itu semua telah ditetapkan melalui peraturan pemerintah. Apakah peraturan pemerintah dan pihak pengelola fasilitas umum tidak memperhitungkan hal-hal lain seperti pemakaian perbulannya, yang mana TPJ tentu memiliki data agar tarif tersebut mengenai golongan yang tepat, bukan asal membuat saja.
Saya merasa TPJ tidak mempedulikan keadaan rakyat sekarang ini. TPJ belum bisa memberikan pelayanan yang baik terhadap rakyat. Tapi, berusaha untuk menarik keuntungan yang sebesar besarnya.
Tanggapan saya akan disampaikan kepada bagian tarif dan akan di-review. Tapi, menurut hati kecil saya tanggapan saya hanyalah berupa tanggapan. Merugikan rakyat atau tidak bukanlah kepentingan dari pihak pengusaha.
Dewi Anggriani
Jl Agung Barat 7 No 24 Jakarta Utara
dewi_98@yahoo.com
081310311118
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































