Pegawai Mandala Tidak Sopan Santun

Suara Pembaca

Pegawai Mandala Tidak Sopan Santun

- detikNews
Jumat, 28 Des 2007 06:10 WIB
Pegawai Mandala Tidak Sopan Santun
Keluhan
Pada tgl 25 Desember 2007 saya melakukan pemesanan tiket Mandala Airlines (MA) melalui telepon di pusat pemesanan tiket (call center) dan mendapatkan kode booking UZSLRB setelah dilayani oleh petugas yang bernama Wayan. Wayan berpesan agar saya segera mengambil tiket pesanan saya di kantor perwakilan terdekat sebelum pukul 14.00 tangal 26 Desember 2007. Kantor perwakilan yang dirujuk ada di lobi Hotel Kartika Chandra.

Keseokannya saya tiba di kantor perwakilan tersebut pada pukul 13.15, namun saya kaget ketika menemui kantor sudah tutup. Saya berusaha mengintip ke dalam kantor dan saya melihat ada seorang wanita sedang duduk bekerja menghadap komputer.

Saya mengetuk pintu dan seketika itu juga wanita itu menengok ke arah saya namun dia tidak bereaksi lebih lanjut. Kemudian saya mencoba menghubungi call center yang saya telepon semalam untuk meminta bantuan karena tiket itu harus sudah saya dapatkan sore itu. Singkat cerita saya dihubungkan dengan seorang staf Mandala yang mengaku berama PONCO dan menjabat sebagai Ticket Sales Supervisor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ponco mengatakan akan coba menghubungi kantor perwakilan itu dan mencoba mewarkan saya solusi dengan mengambil tiket di kantor perwakilan MA di Tomang atau membayar dengan ATM BNI atau BII. Saya menolak solusi itu karena tidak punya waktu dan tidak memiliki ATM BNI atau BII. Ponco berjanji akan terus mencoba alternatif lain sembari menutup telepon

Akhirnya saya mencoba bersabar dan menunggu wanita dalam kantor itu keluar. Sekitar pukul 14.00 wanita itu bergegas keluar kantor dan segera saya kejar. Saya bertanya kenapa saya tidak dilayani. Wanita yang mengaku bernama FITRI tersebut mengatakan dia sudah tutup pelayanan sejak pukul 13.00 dan tidak bisa melayani saya.

Selain alasan yang mengagetkan, Fitri menjawab tanpa ekpresi bersalah sambil membenahi barang bawaannya. Kemudian saya bertanya kenapa saya tidak diinformasikan bahwa kantor sudah tutup sehingga saya tidak perlu menunggu, dia hanya berkata "maaf" sambil melangkahkan kaki meninggalkan saya.

Dalam keadaan bingung,bpanik dan kesal, saya mencoba menghubungi Ponco kembali dan menjelaskan keadaannya serta berharap dia menawarkan solusi lain. Ternyata perlakuan dan penghinaan yang saya dapatkan. Ponco membentak saya dan mengatakan jangan memaksakan dia karena dia sudah berusaha. Dengan arogan, Ponco menantang saya untuk mempublikasikan kejadian ini.

Apakah tidak ada pendidikan mengenai moral, displin dan sopan santun untuk pegawai Mandala?!? Mohon calon konsumen Mandala untuk lebih mempersiapkan diri bila suatu saat anda akan menggunakan jasa Mandala, apalagi berhubungan dengan nama-nama di atas.

Agung Priambodo
Pondok Bambu - Jakarta
Email : agung.priambodo@gmail.com


Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(bdi/bdi)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait