Keluhan
Hari ini saya terkena sial oleh ulah beberapa kru Bus Mandala (kalau boleh saya sebut preman) karena sikap dan tingkah mereka tidak selayaknya disebut kru Bus Mandala (Jakarta β Surabaya). Kisah ini berawal dari saat akan mengantar orang tua kami pulang kampung menuju Senori Tuban dan rencananya akan menaiki bus Pahala Kencana. Di saat kami menuju ke agen Bus Pahala kami sudah dicegat oleh kru Bis Mandala. Kami dipaksa dan ditarik-tarik ke tempat pangkalan bus mereka. Kami awalnya sudah menolak dengan mengatakan bahwa kami sudah pesan tiket Bus Pahala, tetapi mereka bersikeras bahwa tiket ada di sana dengan tetap menarik tangan saya dan orang tua kami yang sudah sepuh.
Ok lah yang penting kami naik Pahala walaupun caranya seperti ini. Tetapi, alangkah terkejutnya kami setelah dipaksa beli tiket seharga 150 ribu ternyata Bus yang kami naiki bukan bus Pahala Kencana melainkan Bus Mandala jurusan Jakarta β Surabaya. Lagi-lagi kami tertipu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pak Kapolri, sepertinya tugas anda belum selesai untuk memberantas preman. Kru Bus Mandala percayalah cepat atau lambat citra anda akan buruk. Cara seperti itu sungguh tidak manusiawi.
Edy Dwi Rianto
Jl Swadaya Warung Silah No 63B RT 004 RW 004 Ciganjur Jakarta Selatan
edyd@xl.co.id
0817140135
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































