Hati-hati Beli HP di Toko Indi Cell

Suara Pembaca

Hati-hati Beli HP di Toko Indi Cell

- detikNews
Rabu, 14 Nov 2007 10:44 WIB
Keluhan
Senin, 12/11/2007 jam 19.00 saya membeli handphone (HP) baru Sony Ericcson T250i di Indi Cell jembatan penghubung ITC Kuningan-Ambasador lantai 3. Setelah sampai di rumah, saya charge 6 jam mulai dari jam 12 malam s.d. jam 6 pagi. Pada saat saya akan menelepon menggunakan HP tersebut ternyata HP dalam keadaan mati. Padahal selama 6 jam saya charge bahkan sebelum charger dicabut, HP masih aktif. Lalu pada saat saya menyalakan tidak bisa. Akhirnya saya cabut baterai. Lalu saya pasang lagi baterainya dan akhirnya bisa dinyalakan. Siang hari di kantor saya gunakan untuk mengirim gambar via infrared. Beberapa menit kemudian HP tersebut mati sendiri, dan lagi-lagi saya harus cabut baterai.Sore hari pulang kantor, saya bermaksud ke Toko Indi Cell untuk menanyakan mengapa bisa seperti ini dan dalam perjalanan HP mati lagi. Saya tidak menyalakan karena biar pihak Toko Indi Cell yang mengecek. Ternyata sangat mengecewakan. Pihak Toko Indi Cell tersebut hanya bilang, "bisa nyala kok. Gak kenapa-napa." Memang saya tahu itu bisa nyala. Tapi harus dengan cara mencabut baterai. Apakah setiap kali mati saya harus membuka tutup chasing belakang untuk mencabut lalu memasang kembali baterai? Sungguh sangat membuang waktu. Saya pun meminta ditukar dengan yang baru atau paling tidak saya mendapatkan solusi lain. Apalagi belum sampai 24 jam. Ternyata tidak. Dari pihak Toko Indi Cell sangat keberatan dan sangat berbelit-belit. Mereka bilang kalau HP tersebut matinya di depan mereka. Mereka baru mau cek. Saya disuruh bawa pulang HP rusak tersebut dan jika mati lagi saya disuruh balik lagi ke Toko Indi Cell. Akhirnya saya memutuskan daripada saya buang-buang waktu dan ongkos saya bersedia menambah sejumlah uang agar saya bisa mendapatkan HP baru dengan merk dan tipe yang sama. Berapa rupiah yang harus saya keluarkan? Tapi tetap saja pihak Toko Indi Cell menolak dan bersikeras kalau HP yang mati sendiri sampai 3 kali tersebut tetap dibilang tidak kenapa-kenapa. Sudah menjadi rahasia umum kalau HP second disulap menjadi HP baru dengan modal segel. Dengan selisih harga lebih murah 10-20 ribu. Ini sangat merugikan konsumen. Hati-hati dengan adanya pengalaman saya ini.Ayu Komplek Zeni AD No 27 Rawajati Jakarta Selatanayuwidaningrum@yahoo.com02170008281

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads