Keluhan
Senin, 5 November 2007, saya berkunjung ke counter Sari Ayu dan PAC di Sarinah Thamrin sekitar pukul 18.30 WIB. Saya hendak membeli eyeshadow (e/s) Sari Ayu. Pertama saya datang ke counter Sari Ayu dan melihat-lihat display-nya, saya tertarik dengan e/s warna ungu & pink koleksi Songket. Lalu karena saya juga hendak mencari e/s warna abu, saya bertanya kepada BA (Beauty Advisor) yang bertugas:Saya : "mbak, ada warna abu-abu ngga?"BA : "ngga ada."Lalu saya melanjutkan melihat-lhat lagi warna yang ada di display dan tertarik dengan e/s cream warna coklat koleksi Paris van Java.Saya : "coklatnya ada yang lebih gelap ngga dari ini?" (sambil menunjuk ke e/s coklat di >display. BA : "ngga ada".Sepanjang pengalaman saya belanja di counter Sari Ayu yang di Sarinah, biasanya BA-nya mau mencarikan atau menawarkan warna lain selain yang di display. Setidaknya jika saya minta warna abu-abu, mereka akan berusaha cari warna lain yang mendekati warna yang saya cari. Koleksi warna yang lain itu mereka simpan di lemari yang bawah.Setelah saya mencoba beberapa warna e/s di tangan saya, BA-nya pun tidak menawarkan tissue untuk membersihkan tangan saya. Sampai akhirnya saya tanya ada tissue tidak? Itu pun saya dikasih tissue bekas yang sudah ada warna e/s atau lipstik. Ketika saya membersihkan tangan saya dengan susu pembersih yang di display (yang mana itu tester), BA-nya lalu cepat menutup botol susu pembersih. Padahal tangan saya belum bersih benar. Seolah-olah saya tidak boleh pakai lagi. Hello?? Itu kan tester, bukan milik si BA??Saya sangat tersinggung dengan sikap BA Sari Ayu tersebut. Apakah mentang-mentang saya hanya membeli 3 e/s seharga 9 ribu/piece, lalu dia bisa memperlakukan saya seenaknya seperti itu?Kekecewaan saya tidak berhenti sampai di situ. Setelah saya membayar dan mengambil barang, saya mampir ke counter PAC yang masih satu tempat dengan Sari Ayu. Saya tertarik untuk melihat e/s palette yang ternyata line KD PAC. Dan berikut percakapan saya dengan BA PAC tersebut.Saya : "palette e/s-nya cuma yang ini ya mbak?"BA PAC : "iya, itu yang koleksi KD mbak, warnanya soft natural semua" Saya: "hhmmm ... warnanya kurang keluar yah ... "BA PAC : "kalo mau, yang PAC standard aja yang 4 warna" (sambil menunjuk ke palette 4 warna tanpa melihat ke sayaSaya masih sambil memandangi palette KD PAC & bergumam, "iya yah, warnanya kurang kereng.")BA PAC : "iya kalo mau yang PAC standard aja yang 4 warna" (dengan nada menekan).Ya, saya tidak tuli dan Anda tidak usah menekankan seperti itu!!! Perlu diketahui waktu saya bertanya, BA PAC itu sedang sibuk mengerjakan kertas laporan di meja etalase. Seharusnya jika ada customer yang bertanya, dia meninggalkan pekerjaan membuat laporannya sebentar lalu melayani customer yang bertanya. Apa susahnya sih menjelaskan mengenai warna-warna di palette itu dan memberi saran bagusnya saya menggunakan warna yang mana.Sungguh saya sangat kecewa dengan sikap kedua BA di atas. Sayangnya saya tidak menanyakan nama mereka siapa, yang saya tahu mereka bertugas di Sarinah Thamrin pada hari Senin, 5 November 2007 pukul 18.30 WIB.Saran saya, dalam memilih BA hendaknya Sari Ayu dan PAC beserta group Martha Tilaar yang lain, lebih hati-hati dan lebih mendidik mereka bagaimana cara menangani customer dan pastinya PRODUCT KNOWLEDGE karena kebanyakan BA tidak menguasai produk. Hanya bisa jualan saja. Atau mungkin mereka belum layak disebut sebagai Beauty Advisor, tapi sebatas Sales Promotion Girl. Dan janganlah memandang customer dari penampilan karena Anda tidak akan pernah tahu siapa potential buyer produk Anda.Irene JoManggarai Jakartaijolicious@gmail.com08558880181 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































