Kapok Berurusan dengan Citibank

Suara Pembaca

Kapok Berurusan dengan Citibank

- detikNews
Senin, 05 Nov 2007 12:08 WIB
Kapok Berurusan dengan Citibank
Keluhan
Saya pemegang credit card Citibank Visa semenjak 1995. Memang sangat jarang saya gunakan semenjak adanya BCA Cash. Boleh dibilang tidak saya gunakan sama sekali dikarenakan lebih mudah membayar dengan BCA Cash dibanding menggunakan VISA yang masih harus membayar kembali lewat ATM atau bank terkena biaya tambahan. Sehingga Citi VISA Card tersebut hanya saya perpanjang mengingat jika sewaktu-waktu butuh saja.Pada awal tahun 2007 ini saya mendapat tagihan perpanjangan kartu tersebut. Saat itu Jakarta sedang dilanda banjir. Oleh karena saya tinggal di Lippo Karawaci sama sekali tidak terkena dampaknya.Saya membayar tagihan tersebut sebelum jatuh tempo di ATM Supermall. Setelah transaksi saya membaca di layar ATM dinyatakan sukses. Akan tetapi, kertasnya tidak keluar sehingga saya inisiatif untuk konfirmasi ke Citibank lewat telepon. Namun, tidak ada yang mengangkat. Bahkan dikatakan sambungan tidak ada. Ternyata baru belakangan saya mengetahui lewat berita televisi bahwa daerah Citibank juga ikut tenggelam.Setelah masa banjir lewat kira-kira 1-2 minggu kemudian, saya coba telepon kembali dan sudah bisa dihubungi diangkat oleh operator perempuan. Saya konfirmasi apakah pembayaran saya sudah masuk dan dijawab sudah. Saya ucapkan terima kasih karena ternyata walau kertas tak keluar pembayaran saya sukses. Cukup lega. Akan tetapi kira-kira seminggu kemudian datang tagihan bahwa saya belum membayar tagihan perpanjangan kartu tersebut dan sudah terkena denda. Cukup kesal dengan plin plan sistem Citibank yang sebuah bank besar kok sepertinya mempermainkan pelanggan lama. Saya coba telepon kembali dan dikatakan belum bayar. Karena merasa dipermainkan otomatis saya mengotot bahwa sudah membayar karena operator Citibank sendiri sebelumnya menyatakan sudah lunas. Akan tetapi karena terus dinyatakan belum membayar, baiklah saya pikir mungkin ada baiknya saya print dahulu tahapan BCA saya untuk mengetahui apakah sudah membayar atau belum.Karena BCA saya buat di Grogol maka saya baru ada kesempatan untuk pergi ke Grogol dari Karawaci kira-kira beberapa minggu setelahnya. Hasil print memang menunjukkan tidak ada pembayaran tersebut. Di sini saya cukup bingung kenapa tampilan ATM saat itu menyatakan transaksi sukses dan kenapa operator Citibank saya telepon awal menyatakan sudah lunas?Kemudian saya hubungi kembali pihak Citibank dan saya ceritakan semuanya. Pihak Citibank menyatakan tidak ada masalah dan saya dipersilahkan segera membayar dengan janji bahwa denda akan dihilangkan. Maka saya segera membayarkan tagihan perpanjangan kartu VISA tersebut dan saya sudah konfirmasikan ke Citibank kembali bahwa sudah lunas.Akan tetapi ternyata tak lama kemudian kembali datang tagihan denda ditambah pernyataan bahwa kartu saya telah diblokir! Apa-apaan ini Citibank. Setelah saya membayar perpanjangan kartu malah kartu diblokir tak dapat digunakan. Saya dikenakan DENDA yang seharusnya bukan kesalahan saya. Di mana itu adalah kesalahan pihak Citibank sendiri yang mengalami kebanjiran dan kesalahan data karena jelas-jelas sudah melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo. Jikalau memang terjadi bencana banjir harusnya pihak Citibank bisa menkoreksi diri atas sistemnya yang ngawur.Saya sudah berkali-kali kontak pihak Citibank dikatakan akan dibantu. Akan tetapi hingga detik ini terus berdatangan tagihan denda yang semakin tinggi. Saat ini dendanya saja sudah 200 ribu lebih ditambah dengan teror SMS bahwa saya diharuskan segera melunasi denda tersebut. Padahal saya tidak pernah menggunakan kartu tersebut sama sekali dan saya sudah membayarkan tagihan perpanjangan. Padahal kartu tersebut sejak dibayar hingga saat ini tidak bisa digunakan karena diblokir.Saya akan coba hubungi Citibank pusat. Jika ternyata memang dari pusatnya sama tanggapannya maka bisa ditarik kesimpulan beginilah cara kapitalisme menindas rakyat kecil Indonesia. Saya sungguh kapok berurusan dengan Citibank. Frank Albert PangajowTrocadero 107 Lippo Karawaci Tangerangvendettanet@plasa.com08158838314

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads