Keluhan
Setelah sekian lama menunggu, akhirnya teknisi datang untuk mengantarkan modemnya. Saya instalasi sendiri, dan menunggu lagi 1 jam. Akhirnya saya bergabung dengan FastNet(pelanggan KV 129812). Selama pemakaian 1 minggu pertama itu setiap harinya pasti ada sinyal ranging-nya. Entah 10 menit kemudian konek lagi. Kadang bisa 2 jam untuk modem motorolla sb5101 pinjaman dari FastNet itu mengunci sinyal coax. Setelah berkali-kali menelepon Customer Service (CS) untuk pengaduannya, akhirnya seorang teknisi menelepon saya untuk memberitahukan jadwal kunjungan teknisi. Saat itu saya pikir hanya dalam 24 jam teknisi bisa datang untuk pengecekan. Ternyata setelah 24 jam, saya tanyakan lagi kepada CS nya ternyata jadwal saya itu tanggal 14 Oktober.Suntikan dana $650 juta dan rebranding (dari linknet, mynet, digital1) ternyata belum bisa memperbaiki kinerja pelayanan kepada pelanggannya. Memang tidak mimpi lagi memiliki koneksi broadband di Indonesia. Tapi hanya akan menjadi hal yang langka jika pelanggan mendapatkan pelayanan yang diusahakan untuk always on. Karena itulah sistem yang terjadi di FastNet. Tidak adakah sistem pelayanan pelanggan yang terpadu, yang mendahulukan kepuasan pelanggan. Dan, tolong untuk teknisinya, jangan anggap bodoh semua pelanggan dengan memberikan data teknis yang menurut saya tidak valid. Berbeda dengan teknisi cable ISP lain, dan lainnya. Signal To Noise Ratio 31.7 dB saja bisa konek dengan lancar. Annas SaputraGg Manggis VX/35 RT 008/04 Tg Duren Selatan Jak-Bar bajindulgateli@yahoo.com93181739 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































