Keluhan
Kejadian itu terjadi di bulan September 2007 di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jl Mayjen Sutoyo. Ada orang yang menelepon mengatakan kalau kios saya kebobolan. Ketika saya tiba, semua orang sudah berkumpul. Pihak pengelola, polisi, security, dan orang-orang menyaksikan toko saya. Keadaannya benar-benar parah. Dua buah etalase di luar toko dan brankas terbuka. Setelah diselidiki tidak ada seorang security yang mengetahui hal tersebut. Mereka malah mengatakan kalau pada malam hari tidak ada kejadian atau hal-hal yang mencurigakan. Setelah laporan polisi dibuat, anjing pelacak didatangkan, semuanya hanya sia-sia. Nasi sudah menjadi bubur. Dalam hal ini, pihak pengelola hanya ikut prihatin. Setelah itu diketahui bahwa kejadian seperti itu sudah berulang kali terjadi. Sudah puluhan kali terulang. Adakah mal seperti itu? Yang dikatakan oleh pihak pengelola sama yang dikatakan kepada saya. Apa yang terjadi jika kebobolan itu sudah berulang-ulang kali terjadi? Di manakah tanggung jawab pihak pengelola? Untuk apa service charge dibayar setiap bulan? Yang lebih mencengangkan lagi, pihak kepolisian di Kramat Jati mengatakan kalau security di PGC tidak ada yang benar. Semuanya rampok, istilah kasarnya. Apa yang terjadi dibalik ini semua? Persekongkolan di antara pengelola dengan security? Permainan macam apa ini? Apa pendapat saudara?Lilyana ITC Roxi Mas Lt 3/16 Jakarta Pusatphonecentre01@hotmail.com92862775 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































