Keluhan
Olga Syahputra di acara Saatnya Kita Sahur (SKS) yang ditayangkan Trans TV setiap pukul 02.30 pagi selama Ramadan tidak pantas. Dengan berdandan cewek tingkah Olga tak layak dicontoh. Terlalu seronok dan vulgar. Saya juga menjadi tidak tertarik untuk menonton acara tersebut. Padahal, sebenarnya saya senang dengan aksi Adul, Luna Maya, dan Komeng. Tapi, akibat kehadiran Olga, acara tersebut menjadi tidak menarik lagi. Tak salah jika Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam rilisnya memasukkan acara SKS ke daftar tayangan yang tidak layak ditonton. Sebaliknya, saya justru memuji sinetron Para Pencari Tuhan (PPT) yang ditayangkan SCTV pada waktu yang sama. Sinetron ini syarat makna dan pesan. Meski terkadang tak masuk akal. Terus terang, sembari menonton acara ini, santap sahur saya bertambah nikmat. Apalagi PPT juga bagi-bagi hadiah seperti acara santap sahur di stasiun televisi lainnya. Sekali lagi, mumpung masih ada waktu dua pekan, tolong manajemen Trans TV untuk mengubah format acara SKS. Kalau perlu Olga diliburkan dulu saja. Saya justru memilih Tessy jika sama-sama didandani pakaian cewek. Lebih lucu dan menghibur. Terima kasih atas tanggapannya.Arif RiyantoJl Pandean Lamper IV/17 Semarangarief30002000@yahoo.com024 70341417 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.