Keluhan
Selama saya memakai StarOne Indosat lebih dari 2 tahun baru kali ini saya terkena bom dari SMS (Short Message Service) content provider yang bekerja sama dengan Indosat StarOne). Jumlahnya tidak tanggung-tanggung yaitu Rp. 283.000,- Setiap SMS-nya adalah senilai Rp. 5.500 dan Rp. 7.000 pada tagihan September 2007.Padahal jelas-jelas saya tidak pernah melakukan registrasi apapun selama ini. Dan selama ini saya hanya dapat SMS junk dari Indosat tentang I-ring. Selain itu tidak. Betapa malang nasib saya sebagai pelanggan setia StarOne (nomor account ACFF0000000003351). Sudah bulan ini tidak menerima lembar tagihan begitu membayar langsung kena bom SMS content provider dari 80800001019071, 80800001019104, dan 808000010191061.Untunglah saya ke Galeri Indosat Sarinah (22 September 2007 ), dan minta rincian pemakaian. Dalam rincian tagihan itu sungguh aneh karena tertulis saya menerima SMS secara acak dari 11 Oktober 2006 hingga 13 Juli 2007. Padahal di tagihan-tagihan biling sebelumnya tidak ada sama sekali. Saya perlu tekankan lagi saya tidak pernah register apapun untuk SMS seperti itu.Apakah ini modus dari operator bekerja sama dengan content provider untuk sekedar menutupi kekurangan dari rekonsiliasi originasi SMS, dengan tidak mengirimkan biling tagihan ke saya, dan tiba-tiba memasukkan kekurangan tersebut ke dalam biling saya. Dan, apakah pada saat kerja sama dengan penyelenggara content tersebut tidak pernah dilakukan uji laik operasi baik dari segi billing system, atau originasi maupun terminasi dari SMS. Saya hanya minta uang yang saya bayarkan dikembalikan dan meminta para pelanggan seluler untuk selalu minta rincian tagihan dan selalu aware terhadap lonjakan pemakaian anda. Bagaimana Indosat. Berapa lama bisa menyelesaikan masalah saya. Apakah secepatcollector StarOne menelepon saya bila saya telat membayar 1 hari. Bambang PrastowoMenara Thamrin lt 15Jl MH Thamrin Jakartaprastowo99@gmail.com021 30111001 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































