Keluhan
Setelah selesai melaksanakan umrah kami sekeluarga dan rombongan dari Kharissa Tour hendak kembali ke Jakarta dari Jeddah dengan menggunakan pesawat Garuda No GA981 jam 19.30 waktu Jeddah. Kami sudah menunggu selama 4 jam dalam pesawat dengan kondisi panas karena AC tidak berfungsi. Ternyata pesawat mengalami kerusakan engine failure to start. Lalu, kami diminta turun dari pesawat. Semenjak diturunkan dari pesawat tidak ada satu pun petugas Garuda yang meng-guide kami. Apa yang harus dilakukan sampai akhirnya petugas Bandara King Abdulaziz yang mengambil inisiatif untuk mengajak kami ke Hotel Red Sea Palace. Kami serombongan Kharissa yang berjumlah 27 hanya diberikan 9 kamar. Setelah kami tahu ternyata seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 350 dikirim semua ke hotel yang sama. Lebih parahnya lagi seluruh awak pesawat Garuda telah check in lebih dulu di hotel sebelum kami semua. Garuda menyatakan tanggung. Padahal seluruh pembiayaan sudah ditanggung asuransi. Jadi kami merasa percuma membayar asuransi. Akhirnya kami baru bisa check in setelah jam 3 pagi waktu Jeddah. Kemudian kami sarapan pagi. Tidak ada satu pun crew Garuda yang menghampiri kami untuk memberikan penjelasan. Sampai surat ini ditulis saya dan seluruh penumpang masih terlunta-lunta di Hotel Red Sea. Belum ada kejelasan kapan kami dapat kembali ke tanah air. Aditya Suropati aditya_suropati@yahoo.com Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































