Keluhan
Hari Jumat, 17 Agustus 2007 saya dan keluarga berangkat menuju kota Bogor dengan tujuan wisata alam dan kuliner. Sekitar jam 11.30 kami berjalan dari arah parkiran daerah Pasar Bogor dan masuk ke area Kebun Raya untuk berjalan-jalan dan mengakhiri dengan makan siang di Kafe Dedaunan. Setelah berjalan 1,5 km, kami tiba di Kafe Dedaunan. Kami sangat-sangat kecewa ketika seorang staf kafe menolak kami makan siang di sana dengan alasan bahwa kafe tersebut telah di-booking oleh satu perusahaan besar dan meminta kami kembali saja jam 5 sore. Tidak ada pengumuman yang menyatakan kafe tersebut ditutup sementara. Perlu diketahui bahwa keadaan kafe tersebut pada saat itu belum dipenuhi tamu.Didorong rasa lapar dan letih, apalagi anak kami yang masih berumur 1,5 tahun sangat membutuhkan tempat layak untuk makan siang, kami memutuskan untuk berbicara dengan manajer kafe (Sdr Amir?). Berkali-kali kami (yang notabene bukan peminta-minta, melainkan kustamer yang mau membayar pesanan) menyampaikan alasan dengan cukup memelas untuk mengizinkan kami makan di sana walaupun dengan menu dan tempat terbatas sekalipun. Sang manager tetap menolak tanpa rasa empati. Saya merasa manajemen Kafe Dedaunan perlu belajar bagaimana melayani dengan hati. Jika saja staf Kafe Dedaunan tidak semena-mena dan bisa menunjukkan pelayanan tulus penuh empati, saya rasa Kafe Dedaunan akan berkembang daripada sekedar menjual makanan dan tempat yang mendompleng ketenaran Kebun Raya Bogor.AmaliaJl Cigra B 58 Pos Pengumben Komp Mabad Jakarta 11540liahutomo@yahoo.com08129168547 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































