Keluhan
Sungguh ironis. Liga sepak bola Inggris yang diklaim sebagai tontonan liga bola paling banyak pemirsanya di dunia dan kawasan Asia termasuk Indonesia akan menjadi liga yang tidak diminati lagi. Akses untuk menonton sudah dimonopoli.Sebelumnya untuk liga Inggris kita masih bisa menyaksikan melalui saluran televisi bebas. Trans 7 dan saluran berlangganan Kabelvision maupun Indovision. Tetapi, sekarang sudah dimonopoli Astro yang notabene melakukan praktek-praktek monopoli siaran di bumi Indonesia. Dengan cara menggiring pemirsa Indonesia untuk berlangganan tanpa punya pilihan media lainnya. Diharapkan agar komisi persaingan usaha turun tangan untuk mencegah perusahaan asing melakukan praktek-praktek monopoli yang pada akhirnya merugikan rakyat Indonesia.Biasanya media cetak mengulas liga Inggris sebelum dan sesudah bertanding suatu kesebelasan. Dengan ulasan tersebut pembaca menjadi tertarik untuk menyaksikan di media TV. Tetapi, sekarang sudah tidak bisa disaksikan. Jadi percuma saja membaca ulasan di media cetak dan sudah tidak menarik lagi. Sebaiknya media cetak mengurangi porsi ulasan liga Inggris dan lebih mengulas liga Spanyol dan liga Italia yang banyak disiarkan media TV. Sebab, percuma menyadur berita liga Inggris dari luar dan dicetak di sini tanpa pembaca dan pemirsa di Indonesia tidak bisa menyaksikannya. Good bye Liga Inggris. Kita beralih ke liga lainnya saja.A Sumitro ParikesitTrulek V, HG-24/7 Bintaro Jaya Tangerangaspar7@yahoo.com7454253 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































