Penyelesaian ABN AMRO Tak Kunjung Datang

Suara Pembaca

Penyelesaian ABN AMRO Tak Kunjung Datang

- detikNews
Rabu, 08 Agu 2007 13:12 WIB
Penyelesaian ABN AMRO Tak Kunjung Datang
Keluhan
Ini untuk ketiga kalinya saya mengirimkan komplain melalui detikcom. Untuk ke sekian kalinya rumah saya didatangi oleh kolektor ABN AMRO. Saat saya menginformasikan bahwa Ibu Niken dari Customer Care telah menghubungi saya dan akan menyelesaikan masalah ini, kolektor tersebut malah meminta saya untuk menyampaikan kepada Ibu Niken untuk menghubungi pihak kolektor. Di mana sistem manajemen ABN AMRO Bank yg berstandar International.Satu hal lagi yang membuat saya mengambil keputusan untuk menulis komplain lagi, sewaktu kolektor datang terakhir kalinya saya diminta ke ABN AMRO Medan untuk menemui Bapak Iwan bagian kolektor guna membuat surat pernyataan bahwa saya tidak mempunyai hubungan dengan terhutang. Setelah saya mengatur waktu saya yang cukup padat, saya mendatangi ABN AMRO Medan pada Senin, 6 Augustus 2007. Sesampainya saya di sana saya di minta untuk menunggu. Merasa telah lama menunggu saya kembali menghubungi resepsionis yang ada di depan. Saya menyampaikan kepadanya bahwa saya harus masuk kantor karena pekerjaan saya masih menumpuk. Untuk itu saya minta agar segera bisa bertemu dengan Bapak Iwan. Saya kembali diminta untuk menunggu. Beberapa waktu kemudian, keluar seorang yang mengaku bernama Dicky. Setelah mendengar penjelasan saya saya kembali diminta untuk menunggu. Dengan perasaan kesal dan merasa dipermainkan saya kembali menunggu. Sampai pada akhirnya saya diminta untuk mengangkat telepon yang ada di meja resepsionis. Yang berbicara dengan saya adalah Bapak Dicky. Dia mengatakan bahwa surat pernyataan belum tersedia dan saya diminta untuk menunggu lagi. Benar-benar ini sangat keterlaluan. Saya mengatakan kepadanya. Saya ini staf di perusahaan dan saya harus kembali ke kantor untuk bekerja. Kemudian saya minta kepada Pak Dicky untuk memberikan contoh surat dan akan saya lengkapi kemudian saya antarkan kembali. Akan tetapi dia mengatakan contoh juga belum ada. Dengan menahan kesabaran saya meminta Pak Dicky untuk fax contoh surat pernyataan ke kantor saya. Dan setelah saya lengkapi akan saya antar kembali. Pak Dicky menyetujuinya dan meminta nomor telepon saya yang bisa dihubungi. Akan tetapi, sampai hari ini belum juga ada fax dari Bapak Dicky. Saya ini korban ABN AMRO. Namun, saya beritikad baik untuk membantu pihak ABN AMRO dalam menyelesaikan permasalahan. Setelah kejadian ini sebenarnya siapa yang tidak mau menyelesaikan masalah.Elvi Jl Gatot Subroto No 147 Medan elvi_yau@ehostingdotnet.com08566057383

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads