Keluhan
Saya pembaca setia surat pembaca di beberapa media massa dan saya melihat terlalu banyak keluhan dari calon penumpang airasia. Namun, keluhan yang mendapat tanggapan dari airasia bisa dihitung. Begitu parahkah ketidakpedulian airasia terhadap pelayanan yang mereka berikan sehingga tidak memberi tanggapan atau solusi terhadap masalah pelanggan mereka. Mungkin ini juga yang menyebabkan petugas di lapangan bisa bersikap tidak peduli dan tidak empati ke calon penumpang. Pihak manajemen airasia pun sudah bersikap begitu terhadap keluhan calon penumpang di media. Saya mencoba mengeluhkan pelayanan airasia yang sering mengecewakan. Terakhir, tanggal 26 juli 2007 terhadap ibu saya setelah saya dan kakak saya juga pernah dikecewakan airasia.Kakak saya yang akan bepergian dengan airasia tanggal 23 januari 2007 tujuan Padang-Jakarta jam 17.45, ternyata setelah check in baru ada pemberitahuan kalau delay sampai besok pagi. Padahal seharusnya pihak airasia bisa memberitahukan beberapa jam sebelumnya karena penerbangan dari pagi pada hari tersebut sudah mengalami keterlambatan. Bukankah ini sudah harus ada antisipasi dari mereka. Apa cukup dengan menginapkan semua penumpang di hotel urusan jadi beres. Bagaimana dengan penumpang yang memang memilih penerbangan di jam tersebut karena besok pagi ada urusan yang harus diselesaikan. Bukan malah dialihkan ke penerbangan besok harinya. Pengalaman saya dari Jakarta-Padang (QZ 7526) tanggal 26 Mei 2007 dengan penerbangan seharusnya jam 15.40 mengalami delay sampai jam 19.00. Itu juga pemberitahuan ketika check in. Padahal saya harus menghadiri acara malamnya jam 20.00. Saya sempat protes ke petugas yang mengaku atasan di lapangan yang bertugas waktu itu. Ketika saya berusaha protes, seakan-akan mereka hanya berlindung di balik alasan pesawat rusak, tanpa memperdulikan kepentingan penumpang. Apa semua penumpang mereka kira tidak ada keperluan yang langsung dilakukan ketika di tempat tujuan setelah satu atau dua jam mendarat di kota tujuan. Apa selesai dengan hanya maaf ditambah kupon makan malam. Tanpa peduli dengan kerugian yang saya alami karena tidak bisa menghadiri acara yang memang harus saya hadiri di Padang. Saat check in pada tanggal 26 mei 2007 pun saya sudah tidak nyaman dengan cara airasia yang membuka tiga kounter. Tetapi, buat semua kota tujuan bisa dilakukan di tiga kounter tersebut. Terjadi kesemrawutan dan tidak bisa mendahulukan penerbangan yang lebih dahulu karena semua orang berebut check in. Ketika waktu sudah mepet petugas airasia memanggil penumpang yang lagi antri untuk maju ke depan dan langsung check in tanpa antri. Prosedur "terakhir check in 45 menit sebelum keberangkatan" pun terabaikan. Lima menit sebelum boarding ditutup tetap diperbolehkan karena ini kesalahan airasia dan mereka bisa mengubah aturan tanpa peduli pada calon penumpang. Saya yang lagi antri pun bisa melihat kejadian tersebut. Betapa paniknya petugas-petugas tersebut ketika antrian masih panjang dan sepenuhnya belum dilayani dan jadwal penerbangan sudah hampir dekat. Mereka berusaha menelusuri barisan antrian dengan mencari-cari penumpang yang belum bisa check in tapi masih di dalam antrian. Ketika tiba giliran saya, ternyata saya juga tidak langsung dilayani tapi dibiarkan menunggu lagi selama 15 menit. Padahal petugas check in sudah ada di meja, tapi diam saja. Seakan tidak peduli dengan saya yang sudah menunggu lama buat dilayani. Buat pihak airasia, saya tidak membeli tiket promosi, otomatis saya juga pemegang tiket yang berharga lumayan mahal buat penerbangan dengan slogan "cheap Fly"Kearogan Airasia terlihat lagi. Hal ini berhubungan dengan kejadian tanggal 26 Juli 2007 di mana saya mengantar ibu saya yang sudah mempunyai tiket Jakarta-Padang (QZ 7524) jam 11.30. Berhubung terjadi sesuatu hal di luar prediksi kami, ibu saya check in jam 11.10. Itu pun dengan mengutarakan alasan yang memang tidak bisa kami hindari tapi tidak bisa diterima oleh pihak airasia. Apakah karena di jam tersebut penerbangan airasia tidak padat buat ke beberapa kota sehingga kounter check in sepi. Ketika ada yang telat cuma 20 menit dari jadwal terakhir check in (45 menit sebelum keberangkatan) langsung ditolak. Akhirnya ibu saya mau mengubah jadwal penerbangan ke jam 15.40 dengan membeli tiket baru. Tetapi mereka bilang tidak bisa dengan alasan full seat sampai 2 hari yang akan datang. Saya langsung cek kebagian kasir. Ternyata seat yang mereka bilang sudah full masih tersedia.Untuk memastikan saya pun cek melalui internet dan ternyata mereka sudah memberikan informasi yang tidak benar. Penerbangan di jam 15.40 masih ada. Apalagi 2 hari yang akan datang. Apa mereka gampang membohongi calon penumpang dan takut kami hanya akan membayar kekurangan dari harga tiket yang tersedia. Padahal ibu saya juga membeli tiket bukan dengan harga murah atau tiket promosi airasia. Mengapa mereka tidak bisa bersikap seperti maskapai lain yang akan memberikan kompensasi memberi pilihan ke penumpang akan ikut penerbangan berikut tapi akan charge tambahan atau diundur ke hari berikut. Betapa gampangnya mereka membiarkan penumpang dan melepas tanggung jawab. Seakan tiket sudah terbeli selanjutnya risiko sepenuhnya ada di penumpang. Apa ketika kesalahan di pihak airasia, yang mengatur check in 45 menit sebelum jadwal penerbangan tidak diperbolehkan check in. Diabaikan ketika kesalahan di pihak airasia, sehingga 5 menit pun sebelum boarding pass bisa dilayani. Tetapi ketika penumpang yang cuma delay beberapa menit dan waktu boarding pass belum ditutup tidak ada toleransi. Juga ketika kita ingin membeli tiket lagi tanpa meminta gratis ke pihak airasia tetapi hanya kebohongan yang didapat.Beginikah cara pihak airasia memperlakukan calon penumpang tanpa ada rasa empati dan solusi. Apalagi tidak mempedulikan keluhan-keluhan yang sudah muncul di media.iMelAlamat lengkap, nomor telepon, dan email ada di redaksi Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































