Keluhan
Pada tanggal 29 Mei 2007, saya membeli handphone (HP) Nokia 6275i bergaransi resmi Nokia Indonesia di salah satu toko yang berada di ITC Roxy Mas Jakarta. Di rumah, saya mencoba untuk registrasi menggunakan kartu StarOne. Beberapa kali Short Message Service (SMS) saya gagal. Dugaan saya karena sinyal satu atau dua batang. Setelah beberapa kali mencoba, SMS saya sampai dan berhasil registrasi. Kemudian saya mencoba menelepon ke nomor GSM (Global System for Mobile Communications) saya namun gagal terus. Demikian juga ketika SMS ke nomor GSM saya maupun ke kartu Fren. Walaupun sinyalnya dua atau tiga tetap saja bermasalah. Dugaan saya karena masalah jaringan. Beberapa hari kemudian saya mencoba kartu Fren saya di HP abang saya dan baik-baik saja. Dari situlah saya tahu HP saya bermasalah.Pada hari kelima, tanggal 3 Juni 2007, karena tidak bisa lagi ditukarkan dengan HP yang baru setelah lewat tiga hari, maka saya membawa HP tersebut ke Nokia Service Centre di ITC Roxy Mas Lt 2 Jakarta dengan Work Order 87260. Customer Service (CS) mengatakan paling lambat dalam dua minggu akan selesai. Namun, sayalah yang harus menelepon untuk mencari tahu apakah servisnya telah selesai. Dari sinilah saya mulai merasakan ketidakprofesionalan Service Center Nokia. Sekitar satu minggu kemudian, saya menelepon CS Nokia. Katanya mesin HP saya perlu diganti sehingga perlu dikirim ke pusat Nokia. Waktu yang dibutuhkan adalah sekitar satu bulan. Saya tanya, "memangnya pusat Nokia di mana? Mengapa butuh waktu selama itu?". CS menjawab pusat Nokia di Jakarta. Yang membuat lama adalah prosedurnya. CS juga tidak mengetahui informasi detil tentang prosedur tersebut. Sampai saat ini sudah berlalu lebih dari satu bulan dan HP saya belum selesai diperbaiki. Terakhir kali saya telepon ke Service Centre Nokia, diprediksi tanggal 31 Juli 2007 baru selesai. Padahal HP saya bermasalah disebabkan oleh buruknya pengendalian kualitas pada pihak Nokia. Masa HP baru saya beli tidak bisa digunakan untuk menelepon dan hanya bisa satu kali SMS. Padahal itu adalah fungsi utama suatu HP. Kesalahan ada di pihak Nokia, malah konsumen yang dirugikan. Apakah memang Nokia sama sekali tidak memperhatikan customer satisfaction. Perusahaan sekelas Nokia pelayanannya sungguh mengecewakan.SusantoJalan Mucthar I No. 139A Jakartasusanto.sen@gmail.com08170865797 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































