Keluhan
Tanggal 20 Juli 2007 mendatang, Wapres RI Bapak Jusuf Kalla akan menerima anugerah doktor honoris causa dari Universiti Malaya (UM), Malaysia. Saya, sebagai warga negara Indonesia yang sedang menulis disertasi di universitas tertua di Malaysia itu sedikit kecewa karena dalam jadwal kunjungan beliau ke negara jiran ini tidak dicantumkan agenda pertemuan dengan masyarakat Indonesia.Menurut rekan-rekan di PPI UM, acara pertemuan dengan masyarakat Indonesia sengaja tidak diagendakan karena khawatir ada unjuk rasa. Saya berusaha konfirmasi kepada seorang rekan di KBRI Kuala Lumpur dan jawabannya adalah bahwa kami harus maklum karena acara kedatangan sang wapres diatur oleh protokoler Jakarta.Hari H itu masih beberapa hari lagi. Besar harapan saya agar protokoler kepresidenan di Jakarta mempertimbangkan keinginan masyarakat Indonesia di Malaysia ini, khususnya yang berada di Kuala Lumpur, lebih khusus lagi, para mahasiswa Univesiti Malaya yang hanya berjumlah 400 ratusan untuk dapat bertatap muka dengan "bapaknya". Setidaknya kami akan merasakan satu kebanggaan "bapaknya" mendapat anugerah, sekaligus kami juga ingin mengucapkan "tahniah" kepada beliau. Adapun masalah dugaan bakal ada unjuk rasa, tak perlu dirisaukan karena peraturan di Kerajaan Malaysia ini cukup ketat terhadap hal-hal seperti itu.Jadi, Pak Jusuf Kalla sudilah kiranya Bapak menerima kami kelak.Saifullah KamaliePondok Pesantren DarunnajahJl Ulujami Raya 86, Pesanggrahan, JakartaTelp : 7350201/ 0811911014Email : saif@centrin.net.id_________________________________________ Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(ana/bdi)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































