Keluhan
Saya memiliki seorang pelanggan bernama Bp. Aljuddin yang membeli tiket untuk keberangkatan Jakarta - Ujung pandang tanggal 9 Juni 2007. Penjualan tiket Adam air menurun di perusahaan kami. Maka saya menawarkan kepada tamu saya untuk membeli tiket Adam. Sebenarnya Bp. Aljuddin bersikeras untuk menggunakan Lion air. Namun, akhirnya beliau mau juga membeli tiket Adam dengan nomor tiket KI / 782 / K / 09 JUN / 06.30 seharga Rp489.000,00,-. Setelah itu beliau tetap saja menggerutu ingin menggunakan Lion Air walaupun harganya Rp609,100,00.Hari itu, speed internet kami sedang bermasalah dan saya tidak bisa me-R/R di sistem Adam SkyNet. Maka untuk mengkonfirmasi saya memutuskan untuk menghubungi Call Center. Di Call Center saya berbicara dengan Mbak Diah. Saya sudah memastikan bahwa nomor tiket 000 9120 786 552 3 dan bookingan saya dengan code booking AHN9SN sudah R/R. Itu semua terjadi pada tanggal 8 Jun 2007 sekitar jam 3 (tiga) atau jam 4 (empat) sore (saya kurang ingat). Senin, 11 Juni 2007 seorang tamu bernama Bp. Shobran yang mengaku sebagai bawahan Bp. Aljuddin datang ke perusahan kami. Dia menagih uang sejumlah Rp170,000,00 dengan alasan bahwa tiket yang saya issued belum di R/R dan harus Up Grade di bandara. Saya tidak langsung percaya begitu saja karena itu saya meminta bukti pembayaran bahwa Bp. Aljuddin memang ditagih oleh pihak Adam. Keesokan paginya, Selasa, 12 Juni 2007 Bp. Shobran kembali membawa bukti yang dia dapat dari Bp. Aljuddin yang di-fax-kan langsung dari Ujung Pandang. Tanda buktinya adalah Miscellaneous Charge Order (MCO) dan ditandai Up Grade.Setelah itu saya langsung menghubungi Call Center untuk meminta keterangan dengan Mbak Diah. Tetapi, ternyata di sana tidak ada orang yang bernama Diah. Setelah itu saya langsung mengecek status dari bookingan saya yang ternyata benar belum di R/R dan belum dimasukkan nomor tiketnya. Saya membicarakan hal ini pada Bp. Toha di Call Center dan dia bilang di sana benar tidak ada yang bernama Diah. Saya tidak tahu lagi harus berbuat apa. Dengan sangat terpaksa harus mengganti uang sebesar Rp170,000,00 dari kocek pribadi. Mungkin bagi pihak Adam Air uang sebesar itu tidak ada apa-apanya. Tetapi bagi saya, sangatlah besar terhitung dari gaji saya sebagai seorang ticketing yang tidak seberapa. Ditambah lagi, kejadian ini tidak hanya dialami oleh saya. Peristiwa semacam ini juga pernah dialami oleh rekan saya yang bernama Berlin. Dia juga harus membayar kepada tamu sebesar Rp135,000,00. Dengan kejadian yang sama. Bedanya dia lupa untuk menanyakan nama orang yang meng-handle di Call Center.Hal ini sangat mengecewakan untuk dan rekan saya. Bagaimana kejadian ini bisa terjadi di kantor yang sama dan dengan perusahaan penerbangan yang sama juga. Demikian dari saya. Saya memohon dengan sangat agar dapat ditindak lanjuti. AlamandaJl. Warung Buncit Raya 11 B Jakartaasktointerdomes@yahoo.co.id021 7902234, 081511312548 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































