Keluhan
Saya adalah pemegang kartu kredit Citibank sejak 1997. Dua tahun silam saya mendaftarkan nomor telepon 0811-988292 ke dalam citi 1 bill. Ketika saya sudah tidak menggunakan nomor telepon itu lagi saya sudah mengajukan pemutusan pembayaran melalui telepon ke customer services (CS) dan tagihan sudah tidak muncul lagi di kartu kredit.Tiba-tiba sejak bulan Maret 2007 yang lalu tanpa saya sadari tagihan nomor tersebut muncul di kartu kredit saya selama tiga bulan berturut-turut jumlahnya Rp3,653,183,00. Saya sudah melakukan pengecekan ke Telkomsel. Nomor tersebut bukan atas nama saya lagi. Hal tersebut juga sudah saya ajukan keberatan ke CS Citibank via telepon pada bulan Mei 2007 saat akan melakukan pembayaran tagihan. Oleh CS saya langsung diminta mengurangkan tagihan dengan jumlah tersebut dan saya bayar lunas tagihan sisanya.Namun, pada tagihan bulan Juni 2007 jumlah tersebut belum dikreditkan oleh Citibank sehingga saya dikenakan bunga. Ketika saya konfirmasi ulang, CS via telepon tanggal 21 Juni 2007, pihak Citibank mengatakan untuk mengambil uang sejumlah tersebut di atas di Ghrapari Telkomsel Jakarta tanpa memberikan bukti-bukti tertulis. Hal ini sangat merugikan saya karena ini bukan kesalahan pihak saya. Mengapa saya yang harus menyelesaikannya ke Jakarta sedangkan saya tinggal di Bogor. Untuk ke Jakarta membutuhkan waktu seharian dan harus meninggalkan pekerjaan saya. Itu pun belum tentu selesai dalam waktu sehari karena saya tidak dibekali dengan bukti-bukti tertulis dari Citibank. Hal ini sudah saya ajukan keberatan ke CS Citibank sebanyak 3 kali via telepon tapi tidak ada penyelesaiannya sampai saat ini.Saya melihat Citibank tidak pernah berniat menyelesaikan dan terkesan terlalu banyak ketidakpastian. Terus terang saya merasa dipermainkan oleh pihak Citibank. Mohon tanggapan dan penyelesaian dari Citibank. dr. Rina Elfiani, Sp.JP.Jl. Sanjaya no. 25 Villa Indah Pajajaran Bogorsalmina@gmail.com081310904589 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































