Kebijakan Direksi BRI Mohon Ditinjau Ulang

Suara Pembaca

Kebijakan Direksi BRI Mohon Ditinjau Ulang

- detikNews
Jumat, 22 Jun 2007 10:20 WIB
Keluhan
Pada bulan November 2006 BRI mendistribusikan tenaga trainee yang telah lolos beberapa kali proses seleksi dan telah dididik di sentra pendidikan BRI. Kami sangat bangga serta gembira dapat bergabung dengan salah satu bank terbesar di Indonesia. Apalagi orang tua kami yang ikut menghadiri penandatanganan perjanjian kerja. Dalam acara tersebut kami bersama orang tua disambut dengan hangat dan terdapat spanduk bertuliskan "Selamat Datang Putra-Putri Terbaik Jawa Timur". Hati kami sangat berbunga dengan sambutan itu. Apalagi Pinwil Kanwil BRI Jatim menyatakan kami adalah angkatan terakhir yang diangkat dan untuk trainee berikutnya dikenakan sistem outsourcing. Namun, kebahagian kami tidak bertahan lama karena Dirut baru, Bp Sofian Basir, mengeluarkan kebijakan baru. Selain pemangkasan bonus pegawai, kami para trainee pun terkena imbasnya. Walhasil ribuan trainee se-Indonesia dinyatakan gugur dan diberi kesempatan untuk mengikuti outsourcing-nya. Keputusan ini tentu saja mengecewakan kami dan para orang tua kami.Padahal dibawah pimpinan Dirut lama, Bp Rudjito, meski memberikan kesejahteraan penuh (full) terhadap pegawai dan tidak pernah ada kasus trainee yang gugur. BRI tetap mampu menyabet laba tertinggi di antara bank BUMN lainnya. Jadi kami berharap Bp Sofian Basir masih memiliki nurani dan meninjau ulang kebijakan ini. Ardiansyah Putra (alias)Gubeng Kertajaya II/47 SurabayaArdi_47@plasa.com085850466693

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait