Keluhan
Saya adalah pemegang Citibank Gold Card. Tertarik dengan salah satu program yang dikeluarkan Citibank, petugas Citibank menawarkan kepada saya via telepon untuk menjadikan tagihan saya menjadi Easy Pay dengan bunga yang lebih kompetitif. Total tagihan sekitar Rp1,7 juta. Saya pun setuju untuk mengikuti program tersebut untuk jangka waktu 6 (enam) bulan. Bulan pertama tagihan yaitu Februari 2007 lancar. Begitu juga bulan kedua. Namun pada bulan tagihan ketiga timbul masalah. Bulan April 2007 ada 2 tagihan. Pertama tagihan EAZY PAY dan kedua tagihan non Easy Pay dengan nominal yang berbeda. Kemudian saya telepon ke Citibank melalui CitiPhone Banking dan dijelaskan oleh Sdr. Cleo bahwa terjadi kerusakan pada system Citibank. Program saya akan dihitung ulang. Posisi tagihan Eazy Pay saya saat itu Rp1,361,964,00.Namun, apa yang terjadi. Tagihan baru saya menjadi Rp1,414,000,00. Ke mana larinya selisih uang saya. Kembali saya claim melalui CitiPhone Banking Citibank dan diterima oleh CS seorang laki-laki. Kami berdebat dan setelah hampir 1 jam saya membuang pulsa tidak ada titik temu. CS tersebut berjanji akan mempertemukan saya dengan Sdr. Cleo kembali dengan membuatkan confirmation advise (catatan ) pada database saya serta dijanjikan penundaan pembayaran sampai masalah ini selesai. Namun, lagi-lagi janji tinggal janji. Saya ditelepon oleh seorang petugas wanita dari Citibank dan lagi-lagi saya lupa mencatat namanya. Dia mengatakan saya harus segera membayar kewajiban saya berikut denda. Lalu saya balik bertanya. Coba lihat database. Ada tidak catatan buat Sdr. Cleo untuk menyelesaikan masalah dengan saya. Dia bilang ada dan dengan bahasa marketing dia jawab, "oh, jadi bapak belum dihubungi. Ok, akan kami sampaikan." Ternyata masalah tidak sampai di situ. Lagi-lagi saya ditagih oleh petugas wanita dari Citibank untuk segera membayar tagihan plus denda. Lalu kembali saya Claim bahwa saya akan bayar kalau masalah saya sudah terselesaikan. Namun, kali ini sungguh di luar dugaan. Sebuah instansi perbankan yang seharusnya mengedepankan kepercayaan dan integritas malah bertindak sebaliknya. Saya tetap disalahkan bahkan waktu saya tanya selisih uang saya dijawab bahwa selisih uang saya sudah dipakai untuk menghapus denda yang harusnya dikenakan kepada saya untuk bulan April. Padahal pada waktu itu sesuai kesepakatan dan dikarenakan ada masalah sistem pada Citibank maka denda yang muncul akan dikoreksi. Jadi menurut saya jawaban tersebut tidak relevan. Tetapi, petugas Citibank berkata, kalau Citibank tidak mungkin salah. Akhirnya saya katakan saya tutup saja kartu ini. Namun, dikatakan oleh petugas Citibank boleh-boleh saja tetapi saya akan dikenakan pinalti sebesar Rp200,000,00 . Hal ini tentu saja mengejutkan saya. Secara ketentuan dalam kondisi normal seperti itu okelah tapi kalau kondisi seperti yang saya alami apakah masuk kategori normal. Atau memang Citibank tidak pernah menganggap setiap keluhan nasabah. Sebagai bukti saya sudah berkali-kali (sejak April hingga Mei) menelepon Customer Service melalui CitiPhone Banking di 69999 atau 252-9999 untuk meminta solusi. Namun, Citibank bersikukuh pada keputusan mereka. Bahkan sampai hari ini pula Sdr. Cleo maupun pihak Citibank tidak pernah menelepon saya untuk mencari solusi. Yang ada hanya menelepon untuk menagih beserta surat tagihan dengan denda dan bunga yang besar. Dengan kata lain mereka tetap menyalahkan konsumen karena dianggap tidak membaca aturan dengan cermat dan menganggap bahwa Citibank tidak pernah salah.Yang bodoh nasabah.Sungguh disayangkan Citibank yang merupakan Bank besar dan ternama serta katanya telah menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) sejak lama ternyata untuk hal kecil ini saja sangat defensif dalam menanggapi masalah ini. Saya sungguh kecewa. Saya tekankan di sini bukan besarnya uang yang jadi pokok permasalahan tetapi adalah masalah komitmen dan integritas. Saya juga membaca banyak kasus serupa yang dimuat di Surat Pembaca media lain, sehingga saya berpikir untuk menutup menutup kartu-kartu Citibank saya walaupun saya telah bergabung sejak tahun 1996.RudyTaman Udayana IX/11 Bkt Sentul Bogorrudiyanto@btn.co.id6336789 ext. 1806 Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































