Cancel Penerbangan AirAsia yang Mengejutkan

Suara Pembaca

Cancel Penerbangan AirAsia yang Mengejutkan

- detikNews
Rabu, 20 Jun 2007 15:56 WIB
Keluhan
Saya telah beberapa kali menggunakan AirAsia untuk bepergian, namun kali ini saya benar-benar saya merasa dikecewakan atas buruknya manajemen AirAsia.Pada hari Minggu tanggal 13 Mei 2007, kami melakukan booking AirAsia untuk 16 orang dengan kode booking sebagai berikut B002F4M, B002F39, B002F33, D8DHCE, G82GBS, P7EVCM. 3 kode di awal adalah paket GoHoliday AirAsia. Semuanya itu untuk penerbangan Jakarta-Denpasar dengan keberangkatan tanggal 14 Juni 2007 jam 17:25 (QZ7514) dan pulang tanggal 17 Juni 2007 jam 23:00 (QZ7519).Pada tanggal 13 Juni 2007, sehari sebelum keberangkatan, kami menerima SMS pada jam 18:08 yang menginformasikan bahwa penerbangan tersebut di-cancel dan kami semua dipindahkan ke penerbangan jam 19:50. Tentu saja kami semua terkejut dengan adanya pemberitahuan yang menurut kami cukup mendadak ini. Kami telah menjadwalkan acara keluarga pada jam 21:00 waktu Denpasar, yang pastinya tidak akan dapat terealisasi jika kami berangkat jam 19:55.Kami pun langsung menghubungi Call Center AirAsia dan diterima oleh Pak Okta. Kami mempertanyakan pemindahan mendadak tersebut dan menuntut jalan keluar agar kami dapat tiba di Bali sebelum acara keluarga kami. Saat itu Pak Okta menawarkan kami untuk ikut penerbangan sebelumnya, yaitu pukul 14:05, karena masih ada 20 free seats yang tentu saja kami setujui. Tetapi pada saat akan melakukan konfirmasi, dalam hitungan beberapa detik seat yang tersisa hanya tinggal 8, yang artinya tidak akan cukup untuk kami semua.Karena acara tersebut cukup penting, maka kami mempertanyakan kebijakan AirAsia untuk situasi seperti ini. Oleh Pak Okta dijelaskan bahwa AirAsia tidak memiliki kebijakan kompensasi apapun untuk situasi seperti ini. Calon penumpang hanya dibantu untuk terbang pada penerbangan lainnya atau jika diinginkan dibantu refund sejumlah uang tiket yang telah dibayarkan. Terus terang opsi refund tidak akan saya ambil karena itu artinya AirAsia cuci tangan dan kami setuju bahwa tangannya telah bersih. Yang kami inginkan setidaknya adalah AirAsia membantu mendapatkan tiket penerbangan maskapai lain di jam yang hampir sama, yang ternyata menurut Pak Eko bahwa AirAsia juga tidak memiliki kebijakan flight transfer.Saya sangat mengerti posisi Pak Okta. Tidak ada gunanya kami marah-marah karena tidak akan memecahkan masalah apapun. Akhirnya kami minta dihubungkan dengan atasan atau siapapun yang memiliki wewenang untuk menangani kejadian ini.Sekitar jam 19:30, kami pun dihubungkan dengan Pak Eko, team leadar dari Pak Okta. Setelah menjelaskan kembali situasi yang sedang kami hadapi, Pak Eko berjanji untuk membantu kami. Akhirnya pada pukul 21:15 kami mendapat konfirmasi dari Pak Eko bahwa kami semua, 16 orang, bisa ikut penerbangan pukul 16:10.Dalam kesempatan ini kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Okta dan Pak Eko yang telah bersedia membantu kami sehingga acara keluarga tetap berjalan sesuai dengan rencana.Perlindungan konsumen di negara ini memang masih rendah sehingga penyedia jasa dapat berlaku semena-mena tanpa takut adanya tuntutan hukum. Kebijakan-kebijakan yang ada sama sekali tidak ada yang berpihak pada konsumen. Penyedia jasa pun dapat mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Dalam hal ini, bisa saja AirAsia melakukan pemindahan atas dasar efisiensi dengan menghilangkan 1 penerbangan untuk hari tersebut. Bisa dihitung betapa besar keuntungan yang dinikmati AirAsia terutama dari sisi penghematan bahan bakar. Walau memang tidak ada bukti, namun hal tersebut sangat masuk di logika, mengingat semua calon penumpang sukses dipindahkan ke penerbangan lainnya.Kepada AirAsia, kali ini kami menyatakan kekecewaan yang mendalam atas perlakuan yang kami terima. Pemindahan sepihak bukti AirAsia tidak menghargai para pelanggannya. AirAsia harusnya memikirkan bahwa kepergian calon penumpang pasti memiliki kepentingan dan bukan karena hanya ingin menikmati rasanya naik pesawat. Seharusnya AirAsia menelepon calon penumpang dan memberikan pilihan jadwal terbang yang lain. Dan jika calon penumpang merasa tidak cocok dan tetap merasa keberatan, AirAsia harus siap mencarikan tiket penerbangan lain karena jelas ini bukanlah kesalahan calon penumpang.Kami memberi dukungan agar YLKI dapat terus memperjuangkan kepentingan konsumen dan semoga dapat tercipta produk-produk hukum yang cukup keras untuk menghadapi praktek-praktek yang tidak bertanggung jawab seperti ini. Nama, alamat lengkap, email, dan nomor telepon ada di redaksi

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads