Keluhan
Saya pelanggan Garuda sejak setahun ini. Hampir empat kali dalam sebulan saya menggunakan jasa Garuda untuk penerbangan keluar kota. Saya sangat bangga dengan Garuda yang mayoritas penumpangnya merupakan orang bisnis, orang pintar, atau bahkan orang kaya. Tetapi, saya justru malah menjadi takut dengan tingkah laku mereka yang masih menyalakan hand phone (HP) pada saat take off atau landing. Bahkan mereka memainkan fitur HP pada saat terbang. Selasa, 29/5/2007 saya melakukan penerbangan ke Semarang. Dari bandara Jakarta saat take off seorang ibu masih asyik SMS. Setelah itu HP dimasukkan ke dalam tas dalam kondisi entah off atau on. Kemudian pada saat pulang, dua orang bapak pada saat terbang sedang asik memainkan fitur HP sampai pesawat akan segera landing. Saya yakin pramugari atau pramugara melihat hal ini karena mereka bolak-balik setiap saat. Saya sangat khawatir dengan keadaan di atas. Sampai info ready for landing dari pilot diumumkan mereka masih asyik main HP. Hal ini kemudian saya laporkan ke pramugarinya agar ditegur. Baru dari situ pramugari menegur orang tersebut.Pada awal penerbangan memang sudah dijelaskan HP harap dimatikan dan semua barang elektronik yang menggunakan baterai agar dimatikan. Tetapi, demi keselamatan bersama saya mohon ketegasan pramugari atau pramugara Garuda. Apabila melihat penumpang menggunakan HP baik fiturnya atau SMS sebaiknya agar dimatikan. Terima kasih, semoga dapat bermanfaat.Irwan SufiJl. Munggang No. 30 Condet Balekambang, Jak-Timmhysha@yahoo.com Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































