Keluhan
Sekadar berbagi pengalaman, Selasa malam (1/5), sekitar pukul 20.00, saya mengisi ulang pulsa (elektrik) XL Bebas (Extra) di nomor ponsel 08174802453 sebesar Rp. 100 ribu melalului jasa sub-agen penjualan pulsa Wartel Balada, Kompleks Balai Pemuda, Jl. Gubernur Suyo 15 Surabaya. Saya tunggu sampai dua jam pulsanya belum masuk. Saya pikir itu hal yang biasa. Namun, malam itu, iseng saya menanyakannya ke pemilik wartel. Ditanggapi serius. Dia langsung melacak via telepon ke rekanannya, Smile Center, yang berkantor di Kompleks Manyar Megah Indah Plaza (RMI) Blok G/ 12-15, Jl. Bratang Binangun Surabaya. Pengisian pulsa isi ulang elektrik pada ponsel saya tadi, kata pemilik wartel itu, melalui jasa agen ini. Setelah dia bercakap dengan seseorang lewat gagang telepon di salah satu bilik wartelnya, didapat keterangan bahwa jaringan XL pada malam itu sedang trouble. "Ditunggu saja," kata pemilik wartel itu menyarankan. Benar dugaan saya, seperti juga barangkali sering dirasakan oleh pengguna ponsel dari operator/ provider apapun, yang seperti ini memang sudah biasa terjadi.Β Β Β Β Hingga pukul 06.00 pagi, keesokan harinya (2/5), pulsa yang saya tunggu itu belum juga masuk. Saya anggap masih biasa. Mengingat sebulan sebelumnya saya juga pernah mengalami isi ulang pulsa pada agen lain dan pulsanya baru masuk setelah 12 jam kemudian. Β Β Β Β Namun kasus yang satu ini ternyata lain. Sampai lewat jam 14.00 siang pulsanya belum masuk. Saya rasa ini sudah tak biasa lagi. Sore itu pun saya putuskan langsung komplain ke pihak wartel. Saya disuruh menunggu. "Saya sudah tanyakan ke Smile Center dan dia sedang melacak transaksinya dengan pihak XL, ditunggu saja," kata petugas wartel sore itu.Β Β Β Β Sampai pukul 21.00, pulsa saya masih belum bertambah. Saya kembali lagi ke wartel dan mendapat jawaban yang sama. Saya pun menunggu. Dua jam kemudian, setelah saya lihat belum ada perkembangan penyelesaian, saya kembali melayangkan komplain lagi. Pemilik wartel langsung menghubungi kembali pihak Smile. "Ini adalah komplain anda yang ketiga yang telah saya sampaikan ke Smile Center sejak sore tadi," katanya. Namun dari seberang telepon pihak Smile Center lagi-lagi menyuruh saya menunggu hingga besok pagi. Alasannya, pihak XL yang sedang dikonfirmasi olehnya tentang transaksi pulsa saya semalam sudah tutup.Esok paginya (3/5) saya tak menerima kabar apapun dari pihak Smile. Pulsa di ponsel saya juga belum bertambah. Terlalu lama. Pukul 11.45 saya ambil inisiatif untuk langsung melayangkan komplain ke pihak XL di kantornya, Jl. Pemuda, depan Delta Plaza, Surabaya. Di sana saya mendapat (kartu) antrean nomor 546 dan dilayani pukul 11.52. Dilayaninya saya dengan cepat. Dicarinya data-data transaksi melalui nomor ponsel saya lewat komputernya dan langsung didapat keterangan bahwa tidak pernah terjadi transaksi pembelian pulsa di nomor ponsel saya pada Selasa malam, 1 Mei 2007."Di sini tercatat, terakhir anda melakukan transaksi pada tanggal 23 April 2007, sebesar Rp. 25 ribu," kata petugas XL yang melayani saya. Selanjutnya petugas itu menyuruh saya untuk melayangkan komplain ke agen tempat saya membeli pulsa, yaitu Smile Center. Saya pun langsung meluncur ke Smile Center. Utamanya untuk menyampaikan kabar yang baru saja saya dapat dari pihak XL itu tadi bahwa tidak pernah terjadi transaksi di nomor ponsel saya pada Selasa malam (1/5) lalu. Berharap setelah itu pihaknya melakukan transaksi ulang agar ponsel saya bisa digunakan kembali sebagai alat komunikasi yang memang sangat saya butuhkan. Namun pihak Smile masih bersikeras menyuruh saya menunggu hingga pihaknya sendiri mendapat kepastian langsung tentang transaksi yang, menurut informasi yang telah saya dapat, tak pernah terdaftar di XL Center itu. Lalu saya harus menunggu sampai kapan? Tak jelas. Sampai saya tuliskan pengalaman saya itu di sini, pulsa yang oleh pihak Smile disuruh untuk terus ditunggu itu belum kunjung masuk. Mudah-mudahan pengalaman saya ini bisa menjadi pelajaran bagi pengguna ponsel lainnya agar tak membeli pulsa (elektrik) di sembarang tempat.Hanif NashrullahJl. Makam Peneleh 39 Surabaya Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































