Adira Finance Berbelit-belit

Suara Pembaca

Adira Finance Berbelit-belit

- detikNews
Kamis, 26 Apr 2007 09:01 WIB
Keluhan
Saya adalah pemilik kartu Adira No.8002 0901 XXXX XXXX, dengan limit Rp 8 juta. Awal Desember 2006, saya membeli sebuah barang elektronik di Elektronik City Artha Gading dengan menggunakan Kartu Adira. 23 Desember 2006, setelah beberapa kali bolak-balik ke merchant karena barang sudah 3 kali rusak, dan merchant tidak bisa mengganti dengan barang baru yang sejenis maka saya memutuskan untuk mengembalikan barang tersebut, dan membatalkan transaksi. Berbekal surat pernyataan transaksi dari saya dan surat tanda terima dari Merchant, saya menge-fax kedua surat tersebut ke Adira Cempaka Mas Up Bpk Ismail.5 Januari 2007, saya kembali diminta oleh Bpk Ismail untuk menge-fax surat pembatalan transaksi dan tanda terima karena belum sampai dengan alasan PABX bermasalah. Hari itu juga saya fax sekaligus saya email dengan lampiran hasil scan kedua surat di atas. Februari 2007, saya mengajukan aplikasi untuk pembelian barang elektronik, tetapi ditolak dengan alasan saya masih menunggak pembayaran dari transaksi Desember yang sudah dibatalkan. Kemudian saya jelaskan duduk perkaranya.Staf Adira berdalih bahwa proses belum selesai dan aplikasi di-hold dulu. Saya dijanjikan akan di hubungi secepatnya. Namun kenyataannya saya sama sekali tidak pernah dihubungi.Maret 2007, saya menelepon ke Adira Pusat, dan saya sudah boleh mengajukan aplikasi kembali karena sisa limit kredit saya masih Rp 5,9 Juta. Tapi setelah saya mengisi aplikasi, ternyata kembali ditolak, tanpa memberitahu alasannya.Saya kemudian berinisiatif menelepon ke Cempaka Mas (walaupun sangat susah sekali masuknya, di pingpong, dan harus menjelaskan duduk perkara berkali-kali).24 April 2007, saya mendatangi counter Adira di Artha Gading untuk menanyakan limit awal saya yang sebenarnya. Sales Counter tersebut menganjurkan saya untuk langsung ke Adira Cempaka Mas. Hanya ingin mengetahui limit saja saya harus ke sana? Sangat tidak efisien dan berbelit-belit. Akhirnya Sales Counter bersedia menanyakan sisa limit kredit saya. Dan saya kembali dibuat ternganga ketika disebutkan, sisa limit kredit saya hanya Rp 2,6 Juta? Padahal hutang saya hanya tinggal Rp 300 ribu dari Rp 8 juta.Keesokan harinya saya menelepon Adira Cempaka Mas, staf menginformasikan bahwa saya saya sudah boleh mengajukan aplikasi kembali karena semua masalah sudah selesai. Tapi kembali aplikasi saya ditolak. Dengan alasan yang itu-itu lagi.Saya benar-benar merasa dilecehkan oleh Adira Cempaka Mas akibat administrasi yang sangat berantakan dan berbelit-belit. Padahal saya selalu membayar tagihan tepat waktu.Iswah Yudhi SarmiliEmail: blackcurrant_boy@yahoo.co.id___________________________________

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(ana/ana)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait