Keluhan
Berbahayakah berbelana ke hypermarket? Pertanyaan itu segera berada di benak saya ketika membaca berita seorang balita meninggal karena tertimpa rak. Ternyata, tanpa kita sadari, selama ini kita membawa anak kecil (bahkan bayi) ke tempat yang sebenarnya sama sekali tidak aman.Bila kita amati, tata letak barang-barang di hypermarket, terutama rak bagian atas, akan terlihat barang-barang yang setiap saat akan runtuh menimpa kita, bila terjadi gempa. Hal itu karena cara meletakkan yang tidak sempurna.Kelihatan sepele memang, tapi bila saya ambil contoh kaleng susu misalnya, rata-rata 1 kaleng beratnya lebih kurang 1 kg. Bisa dibayangkan bila benda tersebut jatuh menimpa kita atau anak kita. Lalu apakah pihak hypermarket bisa disalahkan karena tata letak tersebut? Apakah orang tua juga disalahkan karena lalai? Saya rasa tidak ada yang dapat disalahkan. Hypermarket sebagaimana fungsinya menjual barang tentunya harus memperlihatkan barang dagangannya. Orang tua yang disalahkan? Tidak juga, hypermarket sudah menjadi salah satu tempat rekreasi bagi para orang tua untuk menyenangkan anaknya.Banyak ragam barang-barang yang dapat diambil langsung dan dipilih, bahkan ada beberapa hypermarket yang menggabungkan tempat belanja dan tempat makan. Lalu bila tempat tersebut sudah tidak aman (berbahaya), langkah apa yang harus kita (orang tua) ambil, bagaimana pihak manajemen mengantisipasi kemungkinan - kemungkinan bahaya tersebut? Menurut saya, pihak hypermarket sebaiknya memberikan semacam rambu atau peringatan - peringatan bahwa ada bagian-bagian tertentu di tempat tersebut yang berbahaya, misalnya rak susu kaleng, rak beras, rak minuman dll. Bila ada pelanggan yang membawa bayi atau anak kecil, pihak sekuriti sejak awal hendaknya memperingatkan bahwa membawa bayi tidak aman untuk tempat sekelas hypermarket karena raknya tinggi-tinggi. Bila memungkinkan, jarak antara rak sebaiknya diperlebar, agar tercipta koridor yang aman bila ada benda jatuh dari atas. Kita sebagai orang tua, bila rambu - rambu tersebut sudah terpasang hendaknya mematuhi. Bila ada peringatan waspada dari sekuriti hendaknya didengar dan dipatuhi. Denny Harun Bangun0818-773580Merpati Blok E/10Komplek Hankam Kelapa Dua DepokEmail: dennybangun@yahoo.com________________________________ Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(ana/ana)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































