Keluhan
Saya pernah menjadi pelanggan Speedy, dengan tagihan bulanan terakhir Rp 750.000 ditambah pajak 10% menjadi Rp 825.000 untuk pemakaian kuota 2GB. Saya berlangganan Speedy melalui PT Kusumoindah Jayasakti, setelah melihat pameran di JCC. Saya transfer uang ke perusahaan tersebut, modem dikirim. Teknisi dari Speedy datang. Langsung bisa internetan. Pada Desember 2006 modem yang saya gunakan terbakar. Dan karena ada niatan untuk menggunakan wireless internet, langganan Speedy saya stop.Saya ke Plasa Telkom pada Februari 2007 untuk memutus langganan Speedy. Saya diwajibkan membayar tagihan Januar1 (pemakaian Desember 2006) dan bulan Februari (pemakaian Januari 2007). Untuk tagihan Januari, saya bayar lunas. Tagihan bulan Februari, saya menolak membayar, karena merasa tidak memakai layanan Speedy lagi. Satu minggu kemudian, ada yang mengaku dari Speedy menelepon ke handphone saya untuk klarifikasi pemutusan berlangganan. Saya tetap pada pendirian, untuk tidak memakai speedy. Tapi apa yang terjadi? Speedy masih mengirimkan tagihannya sampai bulan Maret 2007 (yang tidak pernah saya pakai sejak bulan Januari 2007), sebab modemnya terbakar.Dyah NS081 116 1381Komplek Sekneg Blok E No 20Cidodol Baru, Kebayoran Lama Jakarta 12220Email: beautydyah@yahoo.com____________________________ Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(ana/ana)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































