Terjebak Lubang Bahaya di depan STC

Suara Pembaca

Terjebak Lubang Bahaya di depan STC

- detikNews
Jumat, 16 Mar 2007 06:42 WIB
Terjebak Lubang Bahaya di depan STC
Keluhan
Pada hari Selasa, 13 Maret 2007 sekitar pukul 20.44 WIB saya mengalami kejadian naas di sekitar pintu keluar Plaza Senayan, tepatnya di depan STC Senayan. Tiba-tiba ban mobil saya masuk ke lubang yang berukuran kira-kira 1 x 1.5 m.Mau tidak mau, setelah ban kiri depan saya masuk ke lubang tersebut, ban belakang saya pun ikut masuk, karena saya berusaha mengeluarkan mobil dari "jebakan" tersebut. Ban depan saya langsung kempis, dan saya duga robek, sedangkan bodi mobil saya penyok karena bersentuhan dengan beton aspal.Saya tidak langsung berpikir itu murni kesalahan saya, karena pasti saya sadar jika ada tanda peringatan apalagi mobil saya dalam posisi hendak belok ke kiri, dan waspada terhadap lalu lalang yang ada. Setelah saya pinggirkan mobil di depan sebuah bengkel tidak jauh dari situ, saya kembali berjalan kearah lubang tadi untuk memastikan apakah di lokasi tersebut sudah diberi tanda peringatan atau tidak. Ternyata begitu saya kembali ke lokasi, lubang dibiarkan menganga begitu saja, tanpa ada satu pun tanda peringatan atau pagar yang melindungi pengguna jalan agar tidak masuk dalam "jebakan" tersebut. Padahal penutup lubang tersebut ada di situ, dibiarkan begitu saja, dan sempat menghalangi pandangan bahwa di situ ada lubang yang patut diwaspadai.Kemudian saya bertanya kepada petugas keamanan STC, yang tidak bersedia menjadi saksi, bahwa sebelum kejadian ini, lubang tersebut sudah diberi tanda tetapi tertabrak kendaraan yang lalu lalang, sehingga tanda itu tidak terpasang lagi. Dan ternyata, mobil saya bukan mobil pertama maupun yang terakhir yang mengalami nasib naas ini. Menurut kesaksian seorang ibu yang sepertinya berdagang di sana, sebelumnya sudah ada mobil Kijang yang mengalami kejadian serupa, dan beberapa mobil lainnya. Selang beberapa menit kemudian, sebuah mobil X-Trail mengalami kejadian serupa, dan benar-benar harus diderek, karena kondisinya cukup parah, ban depan kempis (mungkin robek) dan ban belakang sudah tidak pada posisinya alias bengkok (mungkin patah as).Saya tidak tahu bagaimana nasib korban-korban sebelumnya, tetapi saya dan pemilik X-trail menuntut pertanggungjawaban pemilik proyek dan pihak yang mengerjakan proyek tersebut (menurut keterangan pihak keamanan STC, lubang tersebut adalah proyek Telkom). Karena tentunya kerugian kami, bukan hanya materiil tetapi juga immateriil.Dan seharusnya STC juga peduli dengan lingkungan sekitarnya, karena bukan hanya mobil yang bisa jadi korban, nyawa pun bisa melayang jika yang "terjebak" di sana adalah pejalan kaki atau kendaraan roda dua. Dan menurut saya, bukan hanyatanda peringatan, tetapi pagar yang melindungi para pengguna jalan harus dipasang.Lokasi dan dua mobil, Toyota Altis B 1904 FU dan Nissan X-trail B 8025 V, sempat saya foto pada saat kejadian.Kami berdua berharap hal ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan, karena kami tidak bisa terima kejadian ini begitu saja tanpa pertanggung jawaban daripenyelenggara proyek. Yana Saphira & Tanto HutasoitJakartayana.saphira@solusi247.com_________________________________

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(ana/ana)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads