Keluhan
Senin (5/3/2007) malam dua orang kolektor bank datang menagih ke rumah saya dalam keadaan mabuk dan membawa botol minuman keras, dengan gayanya yang arogan. Mereka berteriak-teriak dengan membentak-bentak orang tua saya dan mengatakan kalau suami saya mempunyai hutang sebesar Rp 2.800.000 dan tidak membayar selama 4 bulan. Saya memang tidak menunda pembayaran tersebut, karena 2 bulan yang lalu saya pernah mendapat telepon dari kolektor kalau dia menagih pembayaran yang terlambat 2 bulan. Saya mengatakan, kalau tagihan tersebut bukanlah tagihan KTA (Kredit Tanpa Agunan) tetapi reschedule kartu kredit Standard Chartered Bank.Dengan gaya sombongnya si kolektor mengatakan: keluarga miskin loe dan mendingan elo cerei saja dari suami loe". Karena kata-kata tersebut maka saya malas untuk membayar tagihan yang tinggal 6 kali dari 24 bulan tersebut. Sungguh tidak punya etika Bank Asing sebesar Standard Chartered Bank mempunyai karyawan Pemabuk.RoslianaMenteng JakartaEmail: yoslia@yahoo.co.id Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(ana/ana)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































