Pendaftaran Telkomsel Tidak Bonafid

Suara Pembaca

Pendaftaran Telkomsel Tidak Bonafid

- detikNews
Selasa, 30 Jan 2007 15:08 WIB
Keluhan
Saya ingin menyampaikan kekecewaan saya dalam proses pendaftaran menjadi pelanggan Telkomsel:1. Kira-kira tanggal 15-18 Januari 2007 saya datang ke Gerai Halo Kalimas - Tambun, Bekasi (lokasi dekat sekali dengan kantor saya) untuk menanyakan program bebas bicara, karena menurut hemat saya program ini sangat menarik dan bisa menekan biaya percakapan HP kami sehari-hari. Saya diberitahu bahwa syarat pendaftaran pelanggan perorangan adalah KTP sesuai alamat rumah dan juga mengisi form pendaftaran. Setelah itu kami akan disurvei oleh petugas untuk konfirmasi.2. Tanggal 19 Januari 2007 saya datang ke GeraiHalo Cinere (rumah saya di Cirendeu dan kebetulan geraiHalo ini dekat dengan rumah saya +/- 5 km). Saya pun bersama istri mendaftar a/n Ferdiyan Eka Surya dan Diana Eka Surya. Namun sedikit berbeda dengan keterangan geraiHalo Kalimas, saya diminta copy KK, yang akhirnya saya fax hari itu juga ke petugas yang bernama Ika (saya anggap beliau adalah petugas yang melayani saya).Dari Ibu Ika saya diberitahu akan disurvey, dan setelah survey dilakukan dan disetujui, SIM Card baru bisa diambil di geraiHalo lagi. Saat ini saya sebenarnya keberatan dengan kondisi fitur yang disediakan dimana International Roaming, CLI, MMS, GPRS dsb, tidak bisa aktif (harus menunggu 6 bulan, bahkan untuk International roaming harus deposit 3 juta rupiah). Namun karena program ini menarik, saya pikir it's OK-lah.3. Kira-kira tanggal 22-23 Januari 2007 saya mendapat telepon dari rumah bahwa ada orang dari Telkomsel yang mensurvey dan diterima oleh ibu mertua saya. Hasil survey diterima dan saya dapat mengambil SIM card di geraiHalo lagi.4. Tanggal 27 January 2007 (Sabtu) saya menyempatkan diri mampir ke GeraiHalo Cinere utnuk mengambil SIM card kira-kira jam 10 pagi namun belum buka. Saya tunggu sampai jam 10.40 pun belum buka. Apakah ini adalah jam buka yang sebenernya? Mengapa saat itu lampu di dalam geraiHalo sudah menyala semua (namun tidak ada petugas)? Karena saya harus mengantar anak ke sekolah, akhirnya saya pulang tanpa hasil.5. Tanggal 28 Januari 2007, saya kembali ke geraiHalo Cinere dan diterima kembali oleh Ibu Ika. Setelah menyerahkan bukti survey dan form, ibu Ika masuk ke dalam office. Setelah menunggu kira-kira 20 menit, saya diberitahu bahwa SIM card habis (tidak ada), dan saya harus ke Grapari atau Geraihalo lainnya. Saya bilang: kenapa bisa begitu? Bukannkah saat pemilihan nomor mustinya dipastikan bahwa SIM card tersedia?Akhirnya karena malas berdebat, saya kembali pulang dengan tangan kosong dan berharap SIM card bisa diambil di geraiHalo Kalimas6. Tanggal 30 Januari 2007 saya datang ke geraiHalo Kalimas, namun kekecewaan saya memuncak karena ternyata SIM card saya harus diambil di Grapari Bekasi (padahal berdasarkan geraiHalo Cinere bisa diambil di grapari/geraihalo mana saja). Alasannya adalah nomor saya adalah POC Bogor, jadi harus ambil ke grapari Bekasi. Darimana juga saya harus tahu bahwa nomor saya POC Bogor?Saya tidak punya waktu untuk ke Grapari dan apa juga gunanya dibangun geraiHalo jika semua harus ke grapari. Karena sudah kecewa saya akhirnya merobek semua dokumen pendaftaran dan mengurungkan niat untuk berlangganan.Yang ironis:Saya adalah calon pelanggan Telkomsel, kata kuncinya adalah calon pelanggan. Dari walk-in experience saja Telkomsel sangat tidak bonafid. Bagaimana jika nanti saya sudah menjadi pelanggan? Apakah seperti ini perlakuan yang didapat oleh calon pelanggan, dipingpong kesana kemari?Sebagai informasi saya adalah bekas pelanggan Telkomsel lama dan saat itu pelayanan Telkomsel jauh lebih ramah daripada sekarang.0815-1807944

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads