Dikecewakan Fujifilm

Suara Pembaca

Dikecewakan Fujifilm

- detikNews
Senin, 15 Jan 2007 15:05 WIB
Keluhan
Pada tanggal 5 Januari 2007, saya mengisi pulsa di FujifIlm Darmawangsa Square. Pulsa yang dijual di tempat itu lebih mahal dari tempat Fujifilm yang lain, untuk pulsa simpati 50 ribu dijual 60 ribu. Ini mungkin adalah kebijakan dari masing-masing Fujifilm. Saya tidak berkeberatan dengan harga ini karena waktu itu saya sangat membutuhkan pulsa untuk menelepon. Setelah membayar, saya sangat kecewa ternyata pulsa tidak dapat langsung terisi dengan alasan Telkomsel sedang error. Saya menerima alasan ini, dan pihak Fujifilm Darmawangsa Square mengucapkan dari pihak Fujifilm Darmawangsa Square bahwa apabila malam pulsa belum masuk, maka uang dikembalikan. Malamnya, pulsa tersebut belum saya terima juga. Tetapi saya masih memberi kesempatan sampai besok, dan saya menyampaikan hal ini kepada pihak Fujifilm. Keesokan harinya, pulsa tersebut belum masuk juga, sehingga pada saat saya datang uang dikembalikan kepada saya. Keesokan harinya, saya berangkat ke Singapore. Pada saat itu (tepatnya tanggal 8 Januari 2007), ada telepon dari Indonesia. Saya tidak mengangkat telpnya karena saya tidak ingin terkena roaming, apalagi saya tidak mengetahui nomer tersebut. Setelah itu si penelpon sms "Hai gadis ko ga diangkat sih telpnya", sebuah sms yang menurut saya kurang sopan. Akhirnya dia menelepon lagi, dan kemudian saya angkat karena saya tidak suka dengan sms tersebut dan berasal dari orang yang tidak saya kenal. Setelah saya angkat, dia mengatakan dengan sangat tidak resminya bahwa pulsa saya sudah terisi. Karena terlalu lama dalam menyampaikan hal ini, akhirnya saya mengatakan.."mbak, tolong sms aja deh, saya lagi di Singapur, mahal roamingnya". Jawaban dari si penelepon adalah "mbak, jangan boong, saya tau mbak nggak lagi di Singapur. Jangan boong". Spontan saya marah mendengar itu, dan saya mengatakan dengan tegas sekali lagi bahwa saya sedang di Singapur kemudian saya tutup teleponnya. Kemudian si penelepon mengirim sms "mba sy dah cek klo dah msk plsnya hrp kembalikan uangnya. mba ini msh ditangan saya kasus mba klo mba tdk mengembalikan uangnya kasus ini akn dilaporkan keatasan saya dan klo dah ketangan atasan saya mba akn dilaporkan kepolisi atas tuduhan penipuan dan mba akn jd buronan polisi cm gara2 uang 60 rb!!!", Sebuah sms yang sangat tidak sopan untuk memberitahukan customernya bahwa pulsa yang kemarin gagal diisikan sekarang sudah masuk. Akhirnya saya mengomel lewat sms dan mengatakan bahwa segera setelah saya pulang dari Singapura, saya akan mampir ke Darmawangsa Square dan membayarnya.Hari Sabtu tanggal 13 Januari 2007 sesampainya saya di Jakarta, saya langsung ke Darmawangsa Square dan membereskan masalah pembayaran ini. Setelah selesai, saya menyampaikan komplain saya ini ke seseorang di sana, yang menurut saya adalah anak dari pemilik Fujifilm di Darmawangsa. Tapi keluhan saya ini tidak ditanggapi dengan baik, malah dia tidak menerima kalau pegawainya dibilang salah dalam melakukan hal tersebut. Bahkan di tengah-tengah dia bicara kepada saya, ada telepon di handphonenya dan dia mengangkat teleponnya dengan santai tanpa mengucapkan permisi kepada saya sebagai customernya yang sedang kecewa terhadap pelayanannya. Akhirnya saya pergi dengan sangat kecewa.Untuk Fujifilm, tolong apabila akan membuka cabang Fujifilm diberikan dulu bagaimana standard operating procedure-nya apabila akan memberitahukan customernya apabila ada kejadian yang tidak diharapkan seperti ini. Apakah memang harus dengan kata-kata tidak sopan seperti di atas? Dan apakah keluhan dari customer bukan merupakan masukan yang penting di Fujifilm sehingga tidak perlu diperhatikan bahkan seperti tidak didengarkan saat penyampaiannya. Mohon perhatiannya.tirza.varananda@yahoo.comalamat dan telepon di redaksi

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads