Keluhan
Saya adalah penerima Kartu Kredit Gold ABN AMRO Bank dengan no. 5120 2122 3755 XXXX . Selang beberapa waktu saya menerima lembar tagihan berupa annual fee walaupun belum ada sama sekali konfirmasi atas penerimaan maupun persetujuan penggunaan kartu tsb seperti yang dilakukan oleh bank-bank lain. Oleh karena kesibukan saya, maka belum sempat melakukan konfirmasi maupun pembayaran atas kartu tsb. Selang bulan berikutnya rupanya lembar tagihan datang lagi dengan menyebutkan jumlah tagihan kami dengan ditambah denda atas keterlambatan pembayaran kartu tsb yaitu sebesar empat ratus ribuan dengan minimum pembayaran sebesar Rp 173 ribuan. Karena kesibukan saya pun belum merespons. Kemudian muncul SMS ke no HP saya yang juga mengingatkan atas tagihan tsb. Akhirnya saya merasa agak risih juga, maka saya konfirmasi pada hari Kamis tanggal 14 Desember 2006 yang diterima oleh salah satu petugasnya bahwa saya menanyakan tagihan atas kartu saya tsb sekaligus statusnya, karena sebenarnya saya belum pernah dikonfirmasi atas penggunaan kartu tsb dan dijawab oleh petugas tsb dengan cukup sopan dan baik bahwa status kartu tsb harap segera dibayar agar dapat digunakan. Karena ada orang yang menuju ke ABN AMRO maka sekalian saya titipkan pembayaran ke minimum saja yaitu Rp. 200.000,- sudah termasuk biaya pembayarannya. Selang sehari kemudian saya makan di salah satu restoran di Jakarta dan saya secara iseng menggunakan kartu tsb. Namun ternyata jawaban dari cashier bahwa kartu tidak dapat digunakan, oke saya pikir mungkin pembayaran belum masuk, maka saya ganti kartu yang lain. Hari berikutnya saya secara iseng pula menanyakan kenapa kartu belum bisa dipakai, namun betapa terkejutnya jawaban yang saya terima bahwa status kartu diblokir permanen. Lha pembayaran saya untuk apa? Saya belum pernah dan belum sempat menggunakannya. Saya berharap ada penjelasan dari ABN AMRO apakah Kartu tsb bisa dihidupkan atau pembayaran kami dapat dikembalikan, karena soal kartu saya tidak begitu masalah namun hal yang begini jangan sampai terjadi kepada nasabah yang lain demi reputasi ABN AMRO Bank yang cukup besar di Jakarta. Saya berharap ada penjelasan yang baik dan solusi yang cerdas. Terima kasih.bambangsapantho@yahoo.comtelepon di redaksi Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































