Penonton Anak-anak di Jiffest 2006

Suara Pembaca

Penonton Anak-anak di Jiffest 2006

- detikNews
Jumat, 15 Des 2006 17:49 WIB
Keluhan
Selama hampir seminggu belakangan saya mengikuti Jiffest 2006. Setiap hari saya sempatkan untuk nonton setidaknya satu film dan hampir semua film-film yang saya tonton menarik sekali. Namun ada satu hal yang mengganjal dalam penyelenggaraan festival film ini. Menurut pendapat saya, kebanyakan film-film di Jiffest bukan ditujukan untuk audiens anak-anak. Penilaian ini didasarkan banyaknya adegan-adegan yang belum pantas ditonton anak-anak (misalnya adegan seks atau gambar-gambar/animasi yang menunjukkan violence), lagipula, anak-anak belum tentu dapat mencerna apa pesan yang ingin disampaikan oleh film-film tsb (yang sering kali lebih tersirat daripada tersurat). Tapi selama saya menonton Jiffest, kenapa banyak anak-anak yang diperbolehkan masuk? baik yang didampingi oleh orang tua maupun yang tidak. Puncaknya tadi siang, saya menonton film-film pendek dari Indonesia dan Philippines dan melihat sekelompok anak-anak SD yang dengan leluasa ikut menonton adegan-adegan dan animasi yang tidak pantas buat mereka, terlebih lagi tanpa didampingi orang dewasa satu pun! Begitu pula di studio-studio lain. Rasanya aneh melihat panitia memberikan tiket pada mereka dan membiarkan mereka masuk untuk menonton film yang saya yakin anak-anak belum mengerti maksudnya.Panitia seharusnya paham benar, bahwa film-film tersebut BUKAN ditujukan untuk penonton anak-anak. Di usia kanak-kanak, apa yang mereka terima sangat berpengaruh ke perkembangan mental. Jadi, adalah bukan hanya tanggung jawab orang tua saja untuk memfilter informasi-informasi yang belum saatnya diberikan kepada anak-anak, tapi tanggung jawab kita semua. Untuk panitia Jiffest, mungkin ke depannya bisa lebih peduli dengan hal-hal seperti ini. Tolong anak-anak SD/SMP jangan diperbolehkan masuk menonton film-film dewasa. Di negara-negara yang lebih liberal seperti di Philippines saja mereka ketat kok menerapkan peraturan tentang batasan usia penonton. Mungkin sulit membedakan anak usia 15 dengan 17 tahun kalau dari penampilan. Tapi saya rasa nggak sulit kok membedakan mereka-mereka yang masih SD.Dan untuk para orang tua, mungkin perlu dipilah-pilah, mana film yang layak ditonton anak-anak Anda dan mana yang tidak, jika Anda memang ingin nonton dengan membawa anak Anda.rini_sseayp2000@yahoo.com

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait