Arogansi Ala BCA

Suara Pembaca

Arogansi Ala BCA

- detikNews
Minggu, 26 Nov 2006 09:51 WIB
Keluhan
Pada 20 November 2006, saya membeli Notebook pada toko NEC PC Centre di Mangga Dua Mall dan melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit Citibank saya sebesar Rp 5.000.000; Kejadiannya pada saat itu transaksi sudah dilakukan menggunakan Elecronic Card Processing milik Bank BCA, kemudian pramuniaga toko meminta untuk mencatat 3 angka terakhir kartu kredit saya, dengan alasan itu merupakan prosedur dari bank BCA. Saya keberatan untuk memberikannya.Lalu pihak toko menghubungi Bank BCA menanyakan hal tsb dan mendapatkan keterangan bahwa transaksi harus dibatalkan bila saya tidak bersedia memberikan 3 angka terakhir tsb. Saat itu juga saya menghubungi Citibank, lalu customer service Citibank memberitahukan data transaksi sudah masuk ke Citibank, sehingga saya tidak perlu untuk memberitahukan nomor kartu saya lagi.Kemudian pihak toko menghubungi kembali Bank BCA,memberitahukan bahwa transaksi sudah masuk ke Citibank dan saya tetap berkeberatan untuk memberikan 3 angka terakhir kartu kredit saya. Pihak toko mengatakan bahwa BCA tetap tidak mau menerima transaksi tsb karena pernah kebobolan sebanyak 2 kali. Dan aturan di BCA bila transaksi di atas Rp 1 juta harus konfirmasi.Akhirnya saya berbicara langsung dengan pihak Bank BCA mengutarakan keberatan saya. Saya bertanya "Kenapa harus konfirmasi data kartu saya ke BCA ,sedangkan dengan bank lain transaksi yang nilainya jutaan tidak pernah seperti ini"Dengan arogannya orang dari BCA (suara pria ) menjawab dengan ketus,"Kalau begitu sekarang juga saya batalkan transaksi Bapak." Dengan emosi akhirnya saya menjawab, "Baik! Sekarang Anda mau data apa dari saya?"Adapun data yang diminta adalah 3 angka terakhir nomor kartu kredit, tanggal lahir, alamat penagihan, nomor telepon, masa berlaku kartu. Kalau pada akhirnya saya memberikan data tsb karena saya khawatir bila saya batalkan, lalu pihak BCA mengatakan transaksi sudah dibatalkan tapi ternyata dari Citibank transaksi tetap terjadi maka posisi saya yang paling lemah dan terbayang uang saya akan melayang 5 juta rupiah.Kesimpulan dari kejadian tersebut adalah nama besar bank BCA tidak diimbangi dengan sistem teknologi yang memadai pada pelayanannya.Dan semoga saja data-data saya tidak disalahgunakan oleh oknum bank BCA untuk keuntungan pribadinya.Kepada pembaca yang akan melakukan transaksi menggunakan kartu kredit dan kebetulan menggunakan Electronic Card Processing milik bank BCA berhati-hatilah karena akan mengalami kejadian seperti saya. supriyanto@chevron.com 6451892

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait