Pencopetan Modus Baru

Suara Pembaca

Pencopetan Modus Baru

- detikNews
Selasa, 14 Nov 2006 11:33 WIB
Keluhan
Mohon berhati-hati jika Aanda menyeberang jalan (baik laki-laki atau perempuan). Untuk laki-laki, perlu anda perhatikan kebiasaan Anda selama ini meletakkan HP di pinggang Anda (dengan sarung HP yang melekat dengan ikat pinggang Anda). Rupanya hal itu merupakan sasaran copet pada saat Anda menyeberang jalan. Copet berboncengan dan pura-pura bingung apakah akan melewati Anda dari depan atau dari belakang Anda. Sehingga Anda terhenti berjalan menyeberangi jalan. Pada saat itulah copet beraksi dengan gesit dia berusaha merebut HP yang ada di pinggang laki-laki. Hal ini hampir terjadi pada saya tetapi gagal.Cara yang lain adalah dengan pura-pura menarik perhatian dengan membuat bingung saat Anda akan menyeberang jalan, kemudian saat itulah HP Anda menjadi sasaran dan si copet kabur dengan motor secepatnya. Baru dua jenis kendaraan yang berhasil diperhatikan oleh saksi mata dipinggir jalan, yaitu RX King dan Satria. Untuk wanita (juga pria) yang juga sedang menyeberang jalan atau selesai mengisi pulsa di pinggir jalan. Usahakan jangan pernah memegang HP atau memperhatikan HP sambil menyeberang jalan. Karena hal itu sekarang menjadi sasaran empuk copet HP dengan mengendarai motor.Copet HP ini tentunya tidak jauh dari korban biasanya, karena mereka tahu tempat-tempat penyeberangan jalan yang jalan ada pengamanan dari polisi. Dan wilayah Senen Jakarta Pusat merupakan tempat yang sangat nyaman bagi para copet tersebut. Entah mereka memang dipelihara, dibiarkan, atau memang sudah tidak ada petugas lagi sebelum jendral mereka yang jadi korban.Pencopet, maling, tukang gasak atau apapun istilahnya. Mereka akan selalu melakukan metode-metode penjarahan model baru.Mereka biasanya berkelompok dan sebetulnya pihak polisi juga sudah mempunyai peta kerja mereka...tapi kok masih juga banyak korban dari copet-copet yang katanya wajahnya banyak dikenal oileh polisi polisi yang bertugas?blueside03@yahoo.com

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait