Hati-hati SPBU Depan Universitas Sahid

Suara Pembaca

Hati-hati SPBU Depan Universitas Sahid

- detikNews
Minggu, 15 Okt 2006 11:45 WIB
Keluhan
Suatu hari (saya lupa tanggal berapa) sekitar jam 8 malam, saya mengisi bensin di SPBU Tebet depan Universitas Sahid Jl.Dr.Supomo. Suami saya memberikan uang Rp 50.000, dan ia mengatakan "Rp 35.000 saja ya, Pak" kepada petugas yang ada. Karena waktu itu isi bensin saya masih agak lumayan, jadi kami niat mengisi hanya untuk jaga-jaga. Setelah selesai, petugas pom tersebut bilang, "Ma'af Pak, keterusan. Saya lupa." Saya lihat jumlah di alat pencatat sudah menunjukkan Rp 50.000. Ya kami pikir mungkin benar lupa karena terlalu banyak pelanggan, jadi kami menjawab, ya tidak apa-apa.Akan tetapi Sabtu 7 Oktober 2006 jam 2 siang, kami kembali mengisi di SPBU yang sama. (Saat itu keadaan pom bensin sepi dan lengang). Kembali suami saya memberikan uang Rp 50.000 dan berkata "Rp 40.000 saja ya, Pak". Kami mengisi tidak pas Rp 50.000 karena waktu itu receh kembaliannya akan kami pergunakan untuk membayar tol. Tiba-tiba petugas pom tersebut berkata, "Rp 50.000 saja ya" sambil pasang muka menyebalkan dan memencet-mencet tombol lalu bergumam "Huh susah nih mencetnya". Suami saya langsung berkata, "Tidak usah, Rp 40.000 saja". Petugas pom itu cuek berlagak tidak mendengar, sambil memasukkan selang dan langsung pergi serta menyuruh temannya menggantikan posisinya. Ternyata pas kami lihat, angka pada mesin pencatat sudah menunjukan Rp 50.000. Kok begini caranya? Hak pom bensinkah menentukan berapa bensin yang harus dibeli pelanggan? Memang ada minimal pembelian? Minimal Rp 50.000 untuk kendaraan roda empat? Untung saja bulan puasa waktu itu. Kami bisa menahan diri, tapi kami tetap tidak terima atas perlakuan SPBU Tebet (depan Universitas Sahid) tersebut. Dua kali kami dirugikan. Memang bensin yang kami terima sesuai dengan yang kami bayar. Tapi itu sama saja pemaksaan. Mungkin kalau waktu itu suami saya memberikan uang Rp 100.000, sudah pasti tidak kembali uang kami. Sudah pasti diisi penuh oleh petugas itu. Tolong pemilik pom bensin menindak petugas pom itu, atau memang kebijakan dari pemiliknya harus berbuat seperti itu? Ciri-ciri petugas itu berambut agak gondrong dan suka memakai topi kupluk. Hati-Hati mengisi bensin di pom tersebut. ayie2105@yahoo.com Jl.Yos Sudarso 88, Jakarta Utaratelepon di redaksi

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait