Tagihan Aneh ANZ Panin

Suara Pembaca

Tagihan Aneh ANZ Panin

- detikNews
Senin, 02 Okt 2006 09:48 WIB
Keluhan
Awal bulan Agustus 2006 yang lalu saya menghubungi via telepon pihak ANZ Panin. Saya mengutarakan keinginan untuk menutup kartu kredit saya. Saya tidak catat nama petugasnya karena tidak tahu akan seperti ini. Setelah melalui proses baku tanya jawab akhirnya saya dipersilakan untuk menutup kartu kredit saya dan tentunya saya harus melunasi tagihan kartu kredit ANZ Panin.Pada Tanggal 14 Agustus 2006 tagihan ANZ Panin dibayarkan sesuai dengan kesepakatan via telepon tadi di atas. Namun apa yang terjadi pada bulan September 2006, saya mendapat surat tagihan kembali sebesar Rp 270.247. Tentunya saya kaget dengan adanya surat tagihan tersebut, yang seharusnya surat pemberitahuan sudah lunas kok aneh malah ditagih lagi. Karena ingin menyelesaikan permasalahan tersebut saya menghubungi via telepon kembali.Pertama saya diterima oleh yang bernama Nora, dan saya ungkapkan keanehan tadi, namun pembicaraan belum selesai telepon mati, kemudian saya hubungi kembali via telepon kali ini adalah Billi yang terima, kembali saya ditanyai maksud menelepon ANZ Panin, saya jelaskan kembali. Saudara Bili bilang dari tagihan Rp 270.247 kurangi Rp iuran keanggotaan Rp 150.000. Saya keberatan karena saya sudah membayar sebelumnya sesuai dengan keinginan pihak ANZ Panin, lagi-lagi telepon terputus. Kemudian saya menelepon kembali dan kali ini bernama Indra, dan lagi setelah ngobrol standar baku saya ungkapkan kembali keberatan saya, tetapi Indra tidak mau bahwa saya tetap saya harus bayar sebesar +/- Rp 120 ribuan, akhirnya saya mengalah tetapi saya meminta jaminan dari Indra tetapi dia tidak mau, malah akhirnya saya tanya Indra nama lengkapnya siapa, dia bilang tidak ada nama belakangnya, kalau begitu Billi atau Nora siapa, dia jawab juga tidak ada nama lengkapnya (bukan apa-apa saya kan ingin aman kalau saya ditagih kembali) saya inginnya mereka menjamin bahwa saya tidak akan ditagih lagi dengan cara bersumpah atas nama Tuhan.Sebelum saya menulis ini pun saya coba lagi telepon ke 022 7331900 dan berbicara dengan Lidya, sebelumya 021 5721900 dengan Indra,Nora dan Bili. Dan kata Lidya pun saya tinggal bayar Rp 120 ribuan. Saya tanya ini kantornya di mana, dia jawab di Jakarta, padahal tadi saya telepon ke 022 7331900, kode 022 kan kode Bandung, katanya lagi itu terhubung otomatis ke Jakarta kalau di Bandung sibuk. Begitu saja yang bisa saya ceritakan kepada Redaksi, terimakasih atas dimuatnya surat ini.benyfatahillah@yahoo.comJl. Parakan Saat III 102, Bandung

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(nrl/nrl)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads