Keluhan
Saya nasabah Bank Mandiri cabang Jamsostek. Tanggal 31 Juli 2006, saya melakukan penarikan uang di ATM Bank Mandiri di Hotel Kartika Chandra. Waktu penarikan dilakukan, uang yang keluar dari mesinnya hanya muncul sedikit di bagian ujungnya (sepertinya uang tersebut tersangkut di dalam mesin). Sebelum saya sempat menarik uang tersebut, mesin ATM sudah langsung menarik kembali uang tersebut ke dalam mesin. Saya kemudian mengecek saldo dan ternyata rekening saya terpotong sesuai dengan jumlah pengambilan. Saya lalu mencoba melakukan penarikan uang kembali dengan harapan uang yang terjepit sebelumnya bisa terbawa serta pada penarikan berikut ini. Ternyata uang yang tertarik sebelumnya tidak keluar, yang keluar hanya sejumlah nilai yang saya masukkan pada penarikan kedua.Kejadian ini saya laporkan ke kantor Bank Mandiri Jamsostek dan diterima oleh customer service kantor tersebut (Bapak Firman). Sambil saya menulis laporan komplain, Bapak Firman mengakui bahwa mesin ATM di Hotel Kartika Candra tersebut memang sudah tua dan bermasalah, dan kejadian yang saya alami sudah terjadi berulangkali pada nasabah yang lain. Pihak cabang Jamsostek juga sudah berulangkali melaporkan hal tersebut ke pihak ATM Center Mandiri kantor pusat, tetapi sampai saat ini masih tidak ada tindakan.Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, saya sangat kecewa dengan sikap Bank Mandiri yang bersikap tidak acuh terhadap kondisi mesin ATM yang sudah tidak layak dan kerap kali merugikan nasabahnya, dan sampai sekarang terus membiarkan keadaan tersebut memangsa calon-calon korban lainnya.Oleh Bapak Firman, saya diminta menunggu selama 10-14 hari kerja untuk proses klaim. Setelah masa ini lewat, saya mendatangi lagi kantor Bank Madiri Jamsostek dan diterima kembali oleh Bapak Firman. Dari hasil pengecekan Bapak Firman, ternyata komplain saya ditolak dan transaksi saya dianggap normal seperti biasa.Saya lalu memepertanyakan mekanisme rekonsiliasi yang dilakukan Bank Mandiri terhadap jumlah uang yang tersisa di mesin ATM, dengan jumlah uang yang terdebit di rekening. Oleh Bapak Firman dijelaskan bahwa pengisian uang di mesin ATM tersebut dilakukan oleh pihak ketiga, dan jika ada selisih tetapi tidak dilaporkan oleh pihak ketiga tersebut, maka pihak Bank Madiri tidak dapat melakukan hal apa-apa.Terus terang, saya sangat menyayangkan sikap Bank Mandiri yang seakan lepas tangan terhadap kejadian ini. Bagi nasabah Mandiri yang lain, saya berpesan untuk berhati-hati dalam penarikan uang di ATM Bank Mandiri.rioirwin@hotmail.comtelepon di redaksi Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(nrl/)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































