Suara Pembaca

KTA Bank DBS Sudah Lunas, Masih Muncul Tagihan

Adhi - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 08:34 WIB
Keluhan

(SOLVED)

Sebelumnya saya adalah nasabah KTA Bank DBS yang pada 20 Maret 2020 telah melakukan pelunasan pembayaran terakhir sesuai dengan tenor yang saya ambil yaitu 36 bulan dengan nomor account 7702266170. Namun hingga saat ini, saya belum menerima surat lunas dari BANK DBS.

Tanggal 30 Maret 2020, bahkan saya masih mendapat pemberitahuan untuk membayar tagihan yang sudah jatuh tempo dan denda keterlambatan angsuran. Setelah itu saya menghubungi call center BANK DBS 1 500 327 untuk mengkonfirmasi Tagihan yang masih saya terima melalui.

Costumer service mengatakan saya masih memiliki tagihan denda keterlambatan sebesar Rp 2,7 juta dengan alasan denda keterlambatan bayar angsuran pada bulan-bulan sebelumnya. Padahal jika saya terlambat bayar angsuran sudah dikenakan denda sebesar Rp 250 ribu dan langsung dibayarkan saat membayarkan angsuran.

Hal ini sungguh merugikan saya, sangat mengganggu aktivitas . Kiranya Bank DBS segera menindaklanjuti hal ini mengapa KTA saya yang sudah selesai itu masih belum ditutup. Dan mohon untuk berikan surat pelunasan saya. Terima kasih.


Adhi
08128696****



Jawaban

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Pembaca Detik.com

Melalui surat ini, kami ingin memberikan tanggapan atas surat pembaca bertajuk "KTA Bank DBS Sudah Lunas, Masih Muncul Tagihan" dari Sdr Adhi yang dimuat secara online di Detik.com pada 6 April 2020.

Dalam surat pembaca disebutkan bahwa penulis menanyakan perihal tagihan pada pinjaman Digibank KTA yang telah dilunasinya. Kami telah menghubungi Sdr Adhi untuk penjelasan perihal tagihan yang dimaksud dan mengkonfirmasi status pinjaman Digibank KTA beliau saat ini.

Kami berterima kasih kepada Sdr Adhi atas kerja samanya, juga kepada Detik.com yang telah berkenan menayangkan surat tanggapan ini.


Mona Monika
Head of Group Strategic Marketing & Communications
PT Bank DBS Indonesia

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.