Keluhan
Saya ingin menyampaikan rasa keprihatinan saya terhadap teman saya yang baru saja pulang studi dari Jepang. Tapi intinya bukan itu, teman saya baru saja menyelesaikan risetnya dari Jepang kemudian mampir dulu ke Bandung karena ada beberapa urusan yang harus diselesaikan, kemudian kemarin tanggal 13 Oktober dia bertolak menuju Nganjuk, kota asalnya dengan bus malam Kramat Jati.Di tengah perjalanan dia mengalami musibah kehilangan laptop i book G4 yang berisi data-data selama dia riset di Jepang dan kamera Canon standar para wartawan. Yang jadi masalah adalah bus Kramat Jati ini tidak mau bertanggung jawab terhadap kehilangan barang yang menimpa penumpangnya.Mereka seenaknya menaikkan penumpang di sembarang tempat yang seharusnya penumpang hanya dapat menaiki bus di travel-travel yang sudah ditunjuk sebagai agen Kramat Jati, mereka juga menaikkan harga tiket yang seharusnya Rp 60 ribu menjadi Rp 90 ribu, anehnya lagi koper travel teman saya tadi terlihat dicongkel dan berpindah di belakang deck padahal satu-satunya pemegang kunci bagasi adalah kondektur bus! Nah kiranya ada sekongkol antara maling dengan kondektur?! Redaksi detikcom yang saya hormati, saya ingin menyampaikan masalah ini kepada publik agar masyarakat waspada dengan armada Kramat Jati yang memang sudah banyak pembicaraan mengenai 'kekurangan' perusahaan transportasi ini. Saya berharap di masa mendatang tidak terulang lagi, malah sebaiknya segera ada yang mengurus dan memperbaiki pelayanannya. Semoga siapa saja yang membaca surat ini dapat mengerti dan jika ada yang menemukan barang-barang teman saya harap dikembalikan. Terima kasih atas perhatiannya.sancok_brancok@yahoo.comTelepon pada redaksi Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(nrl/)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































