Hati-hati Belanja Barang di Guardian

ADVERTISEMENT

Suara Pembaca

Hati-hati Belanja Barang di Guardian

- detikNews
Jumat, 17 Jun 2005 16:56 WIB
Keluhan
Saya ingin berbagi pengalaman sedikit pada saat belanja di Health Store Guardian Pondok Bambu, Jakarta Timur supaya peristiwa serupa jangan sampai terulang pada masyarakat yang lain.Awalnya pada hari Sabtu, 11 Juni 2005 saya dan istri yang kebetulan habis melahirkan, datang ke Guardian (Hero Supermarket) Jl. Pahlawan Revolusi Pondok Bambu untuk membeli alat pompa susu. Kita awalnya mencari merk Pigeon, tapi merk tsb tidak ada dan oleh pelayan toko kita ditawari alat pompa susu merk "Tolly Joy", satu-satunya merk pompa susu yang ada di situ dan dikatakan alat tsb cukup bagus, dan kalau tidak bisa berfungsi nanti bisa dikembalikan. Akhirnya kita beli alat tersebut seharga Rp 134.700 dengan Debet Card.Malam harinya alat pompa tsb dicoba oleh istri saya dan ternyata tidak berfungsi/tidak dapat digunakan. Kita awalnya kami berpikir mungkin produksi susu isti saya yang masih kurang. Tapi ternyata setelah dicoba dengan alat pompa yang lainnya bisa.Akhirnya pada Minggu sore, karena kebetulan lokasinya dekat dengan tempat tinggal, saya kembali ke toko Guardian tsb untuk menukarkan dengan barang yang lain. Oleh pelayan toko di situ, saya diberi barang lain dengan jenis dan merk yang sama.Pada saat menukarkan barang tsb, saya sempat menanyakan ke pelayan toko yang ada, apakah produk yang dijual tsb memang cukup baik dan bagaimana kalau misalnya barang yang sama tsb juga tidak berfungsi, apakah uang saya akan dikembalikan? Oleh si pelayan toko yang melayani hanya dikatakan, silakan dicoba lagi, mungkin barang yg sebelumnya rusak atau mungkin cara mencobanya yang tidak benar, katanya setengah tidak percaya.Hal ini sedikit membuat saya agak tersinggung dan akhirnya sambil menerima barang penggantian tsb saya sampaikan juga ke pelayan toko bahwa ada baiknya nanti saya akan bawa istri saya untuk membuktikan/memperlihatkan cara penggunaan barang tsb di hadapan mereka.Setelah sampai di rumah, barang tersebut dicoba lagi oleh istri saya, dan ternyata juga tidak berfungsi. Malam harinya, saya dan istri kembali ke toko Guardian tsb untuk mengembalikan barang, dan sekaligus menekankan ke pelayan yang ada kalau mereka tidak percaya, silakan untuk melihat atau mencheck istri saya mencoba alat tsb.oleh para pelayan toko yang ada di situ, akhirnya barang tsb diterima hanya saja tidak bisa dilakukan pengembalian uang dengan alasan sudah terjadi transaksi dan tidak mungkin dibatalkan sehingga alternatifnya adalah mengganti dengan belanja yg lain.Alternatif tersebut tentu saja saya tolak dan saya katakan bahwa saya tidak membutuhkan barang yang lain. Yang saya butuhkan adalah alat pompa susu yang bisa berfungsi dengan baik. Dan kalau ternyata sudah ada 2 produk yang gagal berfungsi dengan baik tentunya wajar dong kalau kita minta pengembalian uang.Atau kalau memang ada alat pompa susu yang lain, kita juga akan ambil, dan tidak perlu ada pengembalian uang. Tapi di sini masalahnya adalah barang yang dibeli tidak berfungsi dan tidak ada alternatif barang sejenis, sehingga saya pikir wajar kalau kita minta pengembalian uang. Saya katakan juga ke pelayan toko tsb, kenapa di tempat lain beli barang kalau nggak berfungsi bisa dilakukan pengembalian tapi di Guardian tidak bisa. Mereka jawab kejadian seperti ini baru terjadi kali ini, dan kalau pun ada sudah "kebijakan dari manajemen Guardian" untuk tidak ada solusi pengembalian uang.Akhirnya pada minggu malam tsb saya bersikeras untuk dapat dipertemukan dengan store managernya, dan dijawab kalau sudah pulang sejak jam 16.00 WIB. Setelah saya bilang bahwa masalah ini akan saya masukkan ke Surat Pembaca, akhirnya saya dijanjikan pelayan yang ada untuk dapat dipertemukan dengan pihak store manager (Ibu Erni) esok harinya yaitu hari Senin sekitar jam 19.00 (jam pulang kantor) seperti yang saya minta.Tapi apa yang terjadi, pada hari Senin jam 19.00 pada saat saya datang kembali ke Guardian tsb, dibilang bahwa store managernya tdk bisa menemui karena tidak bisa tukar jadwal. Hal ini tentu saja membuat saya semakin gemas dan kesal saja. Akhirnya sambil marah saya katakan ke pelayan toko yang ada, solusi akhir untuk masalah ini akhirnya apa untuk saya. Dikatakan bahwa masalah ini sudah disampaikan ke manajemen Guardian (store managernya) dan solusi akhirnya adalah tetap sama: uang tidak dapat dikembalikan dan silakan tukar dengan barang lainnya. Dengan sangat marah, saya katakan ke pelayan toko tsb kalau misalnya nama dan telepon saya dicatat tentunya saya tidak perlu buang-buang waktu dan energi bolak-balik te tempat yang sama hanya untuk masalah yang sekilas tampak sepele ini. Kesan saya akhirnya adalah bahwa Guardian ternyata begitu arogan terhadap pembeli/konsumennya sehingga complain yang ada tidak ditanggapi sama sekali di saat toko sejenis yang lainnya berlomba-lomba memberikan pelayanan yang terbaik ke pelanggannya. Akhirnya dengan sangat terpaksa dan dongkol setengah mati, saya ambil barang lain dengan nilai yang sama. Di sini saya mencatat ada beberapa hal atas kearoganan Guardian tsb:1. Guardian hanya ingin menang sendiri, tanpa menyadari kesalahan produk yang dijualnya.2. Guadian tidak mempunyai sistem customer solution yang benar buktinya selama complain, nama dan telepon saya ditanyakan saja tidak, apalagi memberikan solusi yang memuaskan.Demikian sharing pengalaman dari saya, mudah-mudahan di antara pembaca sekalian tidak ada yang mengalami hal yang sama. Dan hati-hati sebelum membeli barang.henry_wijayanto@spn.co.idJl. Gading Raya Blok C-1 No 99 Pondok Bambu Jakarta Timur



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(nrl/)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT