DetikNews
Jumat 15 Desember 2017, 20:28 WIB

Pekerja Renovasi Dipalak Preman, Permata Bogor Residence Angkat Tangan?

Warga Permata Bogor Residence - detikNews
Jakarta -
Keluhan
Saya menempati rumah di Perumahan Permata Bogor Residence, Cilebut sejak bulan Juni 2017. Saat renovasi rumah pada bulan Mei 2017, saya membawa tukang dari luar Cilebut untuk bekerja di rumah.

Namun tukang saya itu diperas oleh oknum atau preman yang entah dari mana datangnya dan entah kenapa bisa masuk ke dalam komplek perumahan. Namun saat saya sedang berada di rumah, oknum tersebut tidak berani memeras saya.

Karena tukang saya mendesak, akhirnya saya memberikan uang melalui tukang itu. Kasihan tukang saya tidak nyaman bekerja merenovasi rumah karena adanya preman tersebut.

Saya sudah melaporkan hal ini langsung ke kantor marketing di Permata Bogor dan dijanjikan akan ditegur. Tetapi sampai saat ini praktek pemerasan tukang masih terus saja terjadi.

Para tukang yang sedang bekerja diperas oleh preman berkisar Rp 100.000-Rp 300.000. Bahkan ada 'tarif palak' yang berbeda untuk setiap pekerjaan renovasi rumah, lain lagi untuk pasang kanopi, dan untuk pasang pagar.

Melalui surat pembaca ini adalah usaha terakhir saya agar hal ini bisa segera ditindaklanjuti secepat mungkin. Banyak warga yang sudah melaporkan hal ini kepada developer PT Wira Karya Megah, tapi sepertinya developer angkat tangan soal hal ini.


Warga Permata Bogor Residence
Jawaban

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait


(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed