Dirugikan Karena Petugas Lion Air Salah Input Nomor Penerbangan

Suara Pembaca

Dirugikan Karena Petugas Lion Air Salah Input Nomor Penerbangan

Wahyu - detikNews
Rabu, 13 Des 2017 15:13 WIB
Keluhan
Bapak saya yang berumur 65 tahun berencana terbang dari Jakarta (CGK) ke Rembele-Takengon, Aceh yang transit di Bandara Medan pada tanggal 7 Desember 2017 jam 04.45 WIB menggunakan pesawat Lion Air dengan nomor booking MUBYVS.

Tetapi setelah check in di bandara Soekarno Hatta, petugas melarang untuk masuk pesawat jam 4.45 WIB karena jadwal pada boarding adalah penerbangan berikutnya. Beliau mengalah dan masuk ke pesawat penerbangan berikutnya dan sempat tertidur di pesawat.

Namun petugas meminta bapak saya turun dari pesawat karena petugas check in Lion Air salah input nomor penerbangan yang mana seharusnya bapak saya di penerbangan sebelumnya yang sudah take off. Padahal koper sudah masuk pesawat dan terbawa ke Medan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah komplain, akhirnya direschedule ke tanggal 8 Desember 2017 jam 04.45 WIB dan diberikan ganti rugi transport sebesar Rp 200 ribu dari uang pribadi petugas check in, ganti rugi tersebut sebenarnya tidak cukup untuk ongkos taksi ke rumah bapak di Depok. Diinformasikan koper bisa diambil di Medan.

Tanggal 8 Desember 2017, bapak saya berangkat dari Jakarta ke Medan dahulu untuk transit, namun ditolak petugas transit di Medan dengan alasan pesawat sudah penuh dan tidak ada informasi reschedule dari Jakarta.

Koper juga sudah ada di Rembele-Takengon. Tidak ada solusi, padahal saya sudah berusaha menelepon hingga 5 kali ke kantor Lion Air di Medan. Karena tidak ada penerbangan lagi dari Medan ke Rembele, bapak saya yang sudah berusia lanjut terpaksa melanjutkan perlanan melalui darat.


Wahyu
teuku.wavyansyah07@gmail.com
082130320206

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait