DetikNews
Jumat 31 Maret 2017, 15:54 WIB

Baru 6 Bulan Pemakaian, Ponsel Flagship Harus Ganti Mesin Biaya Sendiri

Kuswanto - detikNews
Jakarta - Pada awal Febuari 2017, ponsel kesayangan saya Samsung Galaxy S7 Edge yang masih dalam masa garansi restart tanpa sebab. Saya bawa ke Samsung Service Center (SSC) Depok Town Square. Saya setuju solusi awal, yaitu reload OS dan semua data hilang.

Setelah menunggu sekitar 45 menit, ponsel kembali normal dan yang mengejutkan adalah saya dikenakan biaya sebesar Rp 71.500 dengan alasan ponsel sudah di root. Sedangkan saya tidak pernah melakukan root dan tidak mengerti tentang root.

Teknisi mengatakan jika ingin garansi berlanjut, saya harus ganti mesin sebesar Rp 3.083.000, saya menolak karena bukan kesalahan saya.

Tanggak 17 Febuari 2017, handphone saya mengalami masalah lagi, layar blank biru dan tidak ada respon serta ada bahasa mesin yang saya tidak tahu. Saat itu saya bawa ke ITC Fatmawati dengan harapan ditangani lebih bagus lagi.

Di sana dilakukan reload OS lagi dan kembali dikenakan biaya sebesar Rp 71.500, teknisi juga menyarankan ganti mesin. Seminggu kemudian ponsel saya mati total, dan langsung saya bawa ke service centre Pondok Indah dan disarankan ke service centre Fatmawati.

Teknisi service centre Fatmawati angkat tangan dan menyarankan harus ganti mesin, hal yang sama di service centre Tomang juga menyarankan ganti mesin dengan biaya Rp 3.083.000.

Melalui surat pembaca ini, saya meminta keadilan dan tanggung jawab dari Samsung Indonesia, ponsel dengan harga Rp 10.499.000 hanya bisa dinikmati selama 6 bulan.


Kuswanto
kuswanto.online@gmail.com
08114169789
(wwn/wwn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed