Keluhan
Kamis malam, 27 Januari 2005, saya beserta suami berbelanja untuk keperluan rumah di Carrefour Ratu Plaza. Saat proses penghitungan di kasir, terjadi hal yang mengecewakan yaitu terjadi perbedaan antara barcode dengan harga yang tertera di rak. Pada rak tempat kami mengambil diapers PetPet (M70), tertulis dengan jelas bahwa harganya adalah Rp 105.000 namun sesampainya di kasir harga menjadi Rp 115.000. Untung saya "ngeh" dengan kejadian ini dan langsung bicara dengan kasir yang bersangkutan. Karena kasir tidak dapat menghapus transaksi yang terjadi, kami diminta untuk pergi ke bagian informasi untuk menerima pengembalian uang. Untungnya hal ini dilakukan dengan baik dan kami menerima "uang kembalian" sebesar Rp 10.000. Namun, keesokan harinya ketika saya bersama adik kembali berbelanja di tempat yang sama, kembali terjadi peristiwa yang mengecewakan. Bubuk agar-agar (Swallow Globe) yang saya beli sebanyak 10 bungkus tercatat 11 bungkus dan dua bungkus di antaranya dihargai 3 kali lipat harga semestinya (harga tertera di rak Rp 1.520 namun menjadi Rp 4.900!!). Saya sempat menghubungi hotline Carrefour dan diterima oleh manager on duty hari itu (saya lupa namanya) dan saya diminta kembali ke Carrefour untuk menerima "uang yang lebih". Saat pulang kantor suami saya bercerita bahwa saat dia membeli susu Isomil Plus (400g) untuk anak kami, juga kembali terjadi peristiwa perbedaan harga (harga tertera di rak Rp 54.500 namun saat di kasir Rp 59.400). Dan harga semestinya adalah Rp 54.500. Suami saya menanyakan mengapa hal ini sering terjadi dan kasir yang bersangkutan mengatakan bahwa "belum diupdate". Yang menjadi pertanyaan kami adalah berapa banyak kejadian serupa yang dialami oleh pelanggan lain yang lalai untuk melihat layar mesin penghitung (kasir) dan mengecek kembali struk belanjanya. Bagaimana dengan pelanggan yang tidak dapat mengingat satu per satu harga dari barang yang dibelinya? Dapatkah Carrefour mempertanggungjawabkan hal ini?Saat manager on duty meminta saya kembali ke Carrefour untuk mengambil uang saya yang berlebih, saya terheran-heran karena si manager dapat dengan langsung menjawab bahwa uang akan dikembalikan esok hari tanpa melakukan kroscek lebih dulu. Apakah hal ini sering dialami oleh pelanggan di Carrefour? Bayangkan berapa besar hasil selisih perbedaan harga jika dari satu orang pelanggan saja Carrefour dapat Rp 20.000 sedangkan pelanggan yang berbelanja dalam satu hari lebih dari 100 orang??Untuk kasus kami, kebetulan sekali perbedaan harga sangat mencolok pada produk-produk yang mudah diingat karena memang harganya di atas 50 ribu (diapers & susu), tetapi apa yg terjadi kalau misalnya ada seorang Ibu yg berencana untuk merayakan ulang tahun anaknya sehingga harus memborong 10 macam snack yang berbeda (wafer/coklat/permen) masing-masing jenis beli 50 buah. Akan sangat susah buat ibu tersebut untuk mengingat-ingat harga masing-masing snack yang dia borong, selain karena ada 500-an buah barang, harga yg mirip-mirip antar snack dengan selisih 100/200 rupiah akan menambah malas ibu tersebut untuk crosscheck/mengingat-ingat harga satuannya. Pastinya Ibu tersebut akan percaya saja bahwa apa yg tertera di rak adalah sama dengan yang tercatat di cash register. Kemungkinan terjadinya keuntungan "gelap" Carrefour dari contoh kasus di atas sangat besar sekali.Mudah-mudahan pembaca dapat mengambil hikmah dari pengalaman kami dan jangan lupa untuk melihat ke layar kasir saat melakukan penghitungan serta cek kembali struk belanja Anda!Carrefour sebagai tempat belanja dengan moto "ke Carrefour aja ah.." ini sepertinya sudah tidak dapat menjadi tempat belanja yang nyaman dan terpercaya lagi.hanifah_zakaria@yahoo.com (Identitas lengkap ada pada redaksi) Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(nrl/)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































