Keluhan
Saya pengguna moda transportasi umum Kopaja AC P20. Setiap hari, ketika pulang kerja di atas pukul 18.00 WIB, penjaga tiket Kopaja AC sudah tidak ada di halte Busway.Terpaksa saya harus membeli tiket dua kali ,satu untuk bayar Busway Rp 3.500 dan bayar lagi Kopaja Rp 6000 yang tarifnya naik dari Rp 5000.
Mengapa perseteruan antara manajemen Kopaja AC dan BLU Transjakarta, menyebabkan penumpang dirugikan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi sore harinya, penjaga tiket Busway menolak tiket Kopaja yang saya beli tadi pagi pada hari yang sama dengan alasan sudah pergantian jaga.
Saya sempat adu mulut dengan penjaga loket Busway, tapi memang percuma karena dia juga hanya petugas biasa, akhirnya saya diperkenankan masuk tapi dengan catatan esok hari tak boleh terulang lagi.
Padahal ada atau tidak ada penjaga tiket Kopaja, saya sudah membeli dan memegang tiket Kopaja AC, jadi kenapa dipersulit?
Esok harinya saya turun di Halte Mampang Prapatan, ternyata tak ada penjaga yang menjual tiket Kopaja AC. Sehingga konsumen harus bayar lagi dua kali.
Bagaimana layanan integrasi transportasi akan sukses jika operatornya, baik Kopaja dan Trans, tidak bisa bekerja sama. Para pejabat Dinas Perhubungan DKI juga belum kelihatan mampu mengatasi hal ini.
Taher
Bekasi Timur
tahersale@gmail.com
08561534542
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































