Punya Tiket Kereta, Petugas Menurunkan Paksa

Suara Pembaca

Punya Tiket Kereta, Petugas Menurunkan Paksa

- detikNews
Jumat, 10 Okt 2014 11:36 WIB
Punya Tiket Kereta, Petugas Menurunkan Paksa
Keluhan
Saya membeli tiket PSE-Kutoarjo Sawunggalih eksekutif untuk tanggal 12 Oktober 2014 dan Yogyakarta - Jakarta menggunakan Argo Dwipangga untuk tanggal 14 Oktober 2014.

Namun karena urusan pekerjaan, keduanya saya re-schedule menjadi tanggal 19 dan 21 Oktober 2014 dengan kereta yang sama.

Pada saat menggunakan tiket tanggal 21 Oktober tujuan Yogyakarta- Gambir dengan kereta Argo Dwipangga, ternyata kursi sudah ada yang menempati dan memiliki tiket dengan tempat duduk yang sama dengan saya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum sempat ditangani, kereta sudah berangkat dimana saya sudah berada di dalam kereta. Kondektur yang bertugas saat itu memberikan tempat duduk sementara di gerbong restorasi.

Tetapi kemudian saya diturunkan paksa oleh kondektur karena masukan rekannya ketika kereta sampai di stasiun Purwokerto kurang lebih pukul 23.15 WIB.

Saya diturunkan di Purwokerto dan diharuskan membeli tiket lagi untuk bisa naik kereta kembali. Petugas beralasan bahwa tiket saya sudah dibatalkan.

Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah siapakah yang membatalkan tiket saya? Apakah PT KAI bisa dengan seenaknya membatalkan tiket penumpang? Terlebih tanpa konfirmasi kepada penumpang yg bersangkutan.

Karena esok harinya saya harus bekerja, terpaksa saya bermaksud membeli tiket lagi untuk tujuan Jakarta malam itu. Tetapi semua kereta tujuan Jakarta hari itu sudah tidak ada tempat duduk lagi.

Selanjutnya saya ditelantarkan tengah malam di stasiun Purwokerto tanpa ada solusi. Kenapa saya yang telah memenuhi kewajiban sebagai penumpang harus diturunkan paksa di tengah perjalanan?


Taufan
tovanku@yahoo.com
082226995757



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads